Iran Ancam Balas Serangan AS dengan Targetkan Fasilitas Energi dan IT Amerika-Israel

- Minggu, 22 Maret 2026 | 09:00 WIB
Iran Ancam Balas Serangan AS dengan Targetkan Fasilitas Energi dan IT Amerika-Israel

Intinya sederhana: serang kami, dan kami akan balas menghantam semua aset vital kalian di Timur Tengah.

Sebelum ancaman Trump ini meluncur, suasana sebenarnya sudah memanas. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, baru-baru ini sudah bersuara lantang. Dia menegaskan militernya siap membalas dengan serangan tanpa batas jika fasilitas energinya kembali diganggu. Pernyataan itu adalah respons atas serangan Israel ke ladang gas raksasa South Pars milik Iran.

Jadi, ancaman Trump tentang pembangkit listrik itu bukan datang di ruang hampa. Ia seperti bensin yang ditumpahkan di bara yang sudah membara. Trump sendiri, dalam ancamannya, tidak merinci pembangkit listrik mana yang akan dihajar duluan. Tapi pesannya terang benderang: buka selat itu, atau kami yang akan bertindak.

Kini, bola ada di lapangan Iran. Dengan waktu 48 jam yang terus menyusut, dunia menunggu. Apakah Selat Hormuz yang vital itu akan dibuka, atau justru kita akan menyaksikan eskalasi yang lebih berbahaya? Satu hal yang pasti: Teheran sudah menunjukkan taringnya, dan mereka tidak bermain-main.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar