Insiden dengan F-35 AS sebelumnya memang sempat bikin heboh. IRGC bilang mereka menembaknya saat pesawat itu sedang menjalankan misi pengeboman. Namun, pihak AS punya cerita yang agak berbeda. Centcom, komando pusat AS, hanya mengakui ada satu F-35 yang terpaksa mendarat darurat di sebuah pangkalan udara di Timur Tengah setelah kena tembakan. Mereka enggan menyebut lokasi pastinya.
Yang jelas, kejadian itu cukup mengusik pihak militer AS. Bagaimana tidak? Pesawat siluman canggih seperti F-35, yang didesain untuk tak terdeteksi radar, ternyata bisa dijamah oleh pertahanan udara Iran. Ini tentu jadi pertimbangan serius untuk operasi-operasi mereka selanjutnya.
Suasana di kawasan tetap mencekam. Setiap klaim dari satu pihak langsung dibalas dengan narasi dari pihak lain. Dan sementara pernyataan-pernyataan resmi saling bersahutan, yang jelas pertempuran di udara sepertinya masih jauh dari kata selesai.
Artikel Terkait
Megawati dan Prabowo Gelar Pertemuan Teman Lama di Istana Merdeka Jelang Lebaran
Menko Airlangga: Momentum Lebaran Dukung Capai Target Pertumbuhan 5,5% di Kuartal I 2026
Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Brasil 2026 dengan Selisih Tipis
Putin Tegaskan Dukungan Rusia untuk Iran di Tengah Konflik dengan AS dan Israel