Bejo Jahe Merah Dukung Mudik Gratis Jateng, Bagikan 32.000 Paket Produk

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 02:30 WIB
Bejo Jahe Merah Dukung Mudik Gratis Jateng, Bagikan 32.000 Paket Produk

Bagi para perantau, momen Lebaran punya arti yang sangat khusus. Itu adalah saatnya pulang. Melepas rindu, berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman setelah berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, merantau mencari nafkah.

Namun, perjalanan mudik seringkali bukan perkara mudah. Bayangkan saja: dari rumah ke terminal atau bandara, antrean yang tak karuan panjangnya, lalu berjam-jam terombang-ambing di jalan. Capek? Pasti. Tak heran kalau badan jadi gampang drop dan masuk angin pun mengintai. Padahal, yang diinginkan cuma satu: sampai di rumah dengan selamat dan bisa menikmati kebersamaan itu dengan sepenuh hati.

Nah, melihat kondisi itu, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut serta dalam program Mudik Gratis yang digelar Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah. Tahun ini, program tersebut memberangkatkan lebih dari 16 ribu pemudik menggunakan 320 bus ke 35 kota dan kabupaten di Jawa Tengah.

Andry Mahyudi, Head of OTC Women Health and Natural Wellness Category PT Bintang Toedjoe, menjelaskan bahwa keikutsertaan ini adalah wujud komitmen mereka.

"Lebaran selalu identik dengan kehangatan silaturahmi bersama keluarga," ujarnya pada Senin (16/3/2026).

"Bejo Jahe Merah ingin ikut hadir dalam momen tersebut, dengan membantu para pemudik menjaga kondisi tubuh selama perjalanan. Jangan sampai ketika sudah tiba di kampung halaman, justru tidak maksimal berkumpul bersama keluarga karena masuk angin. Kalau itu terjadi, serahkan saja ke Bejo."

Lewat kampanye bertajuk Silaturahmi Jangan Putus, Masuk Angin Bejo Yang Urus, mereka membagikan 32.000 paket produk kepada para pemudik. Harapannya jelas: agar perjalanan panjang mereka terasa lebih hangat dan tubuh tetap fit.

Di acara pelepasan yang digelar di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan harapannya.

"Program ini tidak hanya membantu masyarakat pulang ke kampung halaman, tetapi juga memastikan perjalanan mereka tetap nyaman," kata Luthfi.

"Kami berharap seluruh pemudik dapat menjaga kesehatan sepanjang perjalanan. Silaturahmi dengan keluarga adalah nilai sosial yang sangat penting, karena itu menjaga stamina selama proses mudik juga tidak kalah penting."

Menariknya, program ini tak berhenti saat Lebaran usai. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menyiapkan program arus balik gratis pada 27 dan 28 Maret 2026. Para pemudik cukup mendaftar secara daring lewat situs yang disediakan untuk bisa kembali ke kota tempat mereka bekerja.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari turut mengapresiasi inisiatif ini.

"Saya sangat mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam program ini, mulai dari pemerintah daerah, BUMN, BUMD, hingga pihak swasta," tuturnya.

"Program ini sangat membantu masyarakat agar bisa pulang kampung dengan aman, nyaman, dan sehat. Tujuan akhirnya tentu agar mereka bisa berkumpul dengan keluarga dan merayakan Idulfitri dengan penuh sukacita."

Peserta mudik gratis ini umumnya adalah warga Jawa Tengah yang bekerja di sektor nonformal di Jakarta, seperti pedagang atau pekerja harian. Pendaftaran daring memudahkan mereka yang benar-benar membutuhkan.

Salah satunya adalah Muhammad Jaelani asal Pemalang. Pria yang bekerja sebagai housekeeping outsource di Jakarta Selatan ini mengaku selalu menanti program ini tiap tahun.

"Program mudik gratis ini sangat membantu karena biaya transportasi biasanya naik menjelang Lebaran," ucap Jaelani.

"Dengan program ini, kami bisa pulang kampung dengan lebih ringan. Apalagi tahun ini kembali ada dukungan Bejo Jahe Merah, jadi lebih tenang kalau badan mulai terasa tidak enak selama perjalanan."

Selain bagi-bagi produk, Bejo juga menghadirkan berbagai aktivitas seru di lokasi keberangkatan. Ada permainan interaktif di booth mereka hingga kuis di panggung utama, semua untuk menyemangati para pemudik sebelum perjalanan.

Produk Bejo Jahe Merah sendiri mengandalkan jahe merah alami yang dikenal bisa meredakan gejala masuk angin seperti kembung atau mual. Jahe merah mengandung senyawa seperti gingerol yang punya sifat antioksidan. Ditambah kurma untuk rasa manis alami dan tambahan energi, kombinasi ini diharapkan bisa memberikan kehangatan dan menjaga daya tahan tubuh selama di perjalanan.

Pada akhirnya, harapan dari semua ini sederhana saja.

"Harapannya sederhana. Kami ingin para pemudik bisa hangat di perjalanan dan sehat di kampung halaman, sehingga bisa langsung menikmati waktu bersama keluarga," imbuh Andry Mahyudi.

"Mudik adalah perjalanan penuh cerita dan kehangatan, dan Bejo Jahe Merah ingin menjadi bagian kecil yang membantu menjaga kehangatan itu."

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar