Megawati dan Prabowo Gelar Pertemuan Teman Lama di Istana Merdeka Jelang Lebaran

- Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB
Megawati dan Prabowo Gelar Pertemuan Teman Lama di Istana Merdeka Jelang Lebaran

Sebelum Lebaran, ada pertemuan menarik di Istana Merdeka. Megawati Soekarnoputri, Presiden kelima sekaligus Ketum PDIP, menyambangi Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan yang berlangsung Kamis lalu itu, rupanya sudah diunggah Prabowo di Instagram-nya. Isi pembicaraan mereka pun mulai diungkap oleh kedua pihak.

Dalam unggahannya, Prabowo menyebut pertemuan itu sebagai lanjutan silaturahmi antarpemimpin bangsa. "Pada hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idul Fitri 1447 H, saya menerima Presiden Ke-5 RI, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka," tulisnya.

Yang menarik, suasana pertemuan kenegaraan itu digambarkan justru sangat cair.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebutnya sebagai pertemuan 'teman lama'. Menurutnya, Ibu Mega sendiri yang menyebutnya begitu.

"Ibu Megawati Soekarnoputri sudah bertemu dengan Bapak Presiden Prabowo beberapa hari yang lalu. Bahkan pertemuan dikatakan oleh Ibu Mega sebagai pertemuan 'teman lama'," jelas Hasto di Gedung DPP PDIP, Menteng, Sabtu (21/3).

Pertemuan itu bukan sekadar basa-basi atau nostalgia belaka. Hasto menuturkan, diskusi mereka berlangsung cukup lama dan mendalam. Mereka membicarakan berbagai persoalan strategis yang sedang dihadapi negara. Intinya, pembahasannya serius tapi akrab.

Bagi PDIP, momen seperti ini adalah cerminan jati diri bangsa yang seharusnya mengedepankan dialog. Lalu, bagaimana dengan kemungkinan Megawati bersilaturahmi dengan mantan presiden lain?

Hasto punya jawabannya. "Esensi Lebaran bagi Megawati adalah semangat persaudaraan yang bersifat universal," ucapnya. Intinya, semangatnya adalah merajut kebersamaan.

Dalam pertemuan di Istana itu, hadir juga sejumlah nama. Ketua DPR Puan Maharani mendampingi ibunya, sementara Wakil Ketua DPR dari Gerindra, Sufmi Dasco, juga turut hadir. Sebuah pertemuan yang sederhana di mata publik, tapi sarat makna di balik pintu Istana.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags