Trump Pertimbangkan Penarikan Operasi Militer AS di Iran di Tengah Gejolak Harga Minyak

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:15 WIB
Trump Pertimbangkan Penarikan Operasi Militer AS di Iran di Tengah Gejolak Harga Minyak

Harga minyak melonjak lagi, pasar saham AS ambruk. Di tengah gejolak ekonomi itu, Presiden Donald Trump justru mengisyaratkan kemungkinan menarik mundur operasi militer besar-besaran Amerika terhadap Iran. Kabar ini ia sampaikan lewat platform Truth Social, Sabtu (21/3/2026).

“Kita semakin dekat untuk mencapai tujuan kita. Kita mempertimbangkan untuk mengurangi operasi militer besar kita di Timur Tengah," tulisnya.

Pernyataan itu muncul di tengah kebijakan Washington yang terkesan plin-plan. Di satu sisi, pemerintahan Trump sempat berencana mencabut sanksi untuk minyak Iran yang sudah ada di kapal. Langkah itu jelas bertujuan menenangkan pasar dan menahan laju kenaikan harga bahan bakar.

Tapi di sisi lain, isu serangan darat justru beredar. Bahkan, sekitar 2.500 marinir AS baru saja dikerahkan ke kawasan Timur Tengah. Jadi, mana yang benar? Pernyataan damai atau persiapan perang? Rasanya seperti melihat dua wajah kebijakan yang berbeda dalam waktu berdekatan.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar