Macet panjang masih jadi pemandangan di Tol Jakarta-Cikampek arah timur. Menghadapi hal itu, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Korlantas memutuskan untuk melanjutkan skema contraflow. Langkah ini diambil buat mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang menuju wilayah Timur lewat Trans Jawa.
Skema yang berlaku sekarang cukup kompleks. Dimulai dari KM 47 sampai KM 55 arah Cikampek, contraflow diberlakukan untuk satu lajur. Nah, dari KM 55 hingga KM 70, skemanya berubah jadi dua lajur. Pengalihan arus tambahan ini mulai diterapkan sejak pukul 13.55 WIB tadi siang, dengan harapan bisa mengurai kemacetan yang mengular.
Menurut Ria Marlinda Paallo, Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, semua rekayasa lalu lintas ini punya tujuan utama: menjaga kelancaran dan keselamatan.
"Pemberlakuan rekayasa lalu lintas contraflow ini dilakukan secara situasional berdasarkan diskresi Kepolisian dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan. JTT bersama stakeholder terkait terus melakukan pemantauan secara intensif untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali dan perjalanan pengguna jalan dapat berlangsung dengan aman dan lancar,"
Artikel Terkait
Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan Bambu Apus
Trump Pertimbangkan Penarikan Operasi Militer AS di Iran di Tengah Gejolak Harga Minyak
Gubernur DKI Tegaskan Tak Ada Razia, Imbau Pendatang Lengkapi Administrasi
Nahkoda ASDP 25 Tahun Tak Pernah Rayakan Lebaran Demi Antar Pemudik