Langit di atas Bandara Soekarno-Hatta pagi itu terlihat cerah, seiring dengan ramainya calon penumpang yang mulai memadati terminal. Di tengah keriuhan arus mudik Lebaran 2026 ini, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memutuskan untuk turun langsung. Tujuannya jelas: memastikan janji diskon tiket pesawat sebesar 20 persen itu benar-benar dirasakan masyarakat, bukan sekadar wacana di atas kertas.
“Hari ini saya melihat langsung kondisi arus mudik, khususnya di Bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya di lokasi, Selasa (17/3/2026).
“Sekalian juga tadi saya bertanya kepada para penumpang, apakah kebijakan pemerintah terkait potongan tarif pesawat yang diinstruksikan oleh Presiden itu sampai ke masyarakat dan memastikan stimulus diskon harga tiket itu bisa dinikmati.”
Menurut Dudy, potongan harga yang digaungkan itu merupakan hasil dari sejumlah kebijakan yang disatukan. Pemerintah menanggung PPN tiket, misalnya, yang otomatis memotong biaya hingga 11 persen. Belum lagi penurunan fuel surcharge. Kemudian ada diskon 50 persen untuk airport tax atau PJP2U, dan juga potongan serupa untuk biaya layanan bandara yang dibayar maskapai (PJP4U).
Tak cuma itu. Tarif PNBP jasa kebandarudaraan juga dipotong. Dan yang cukup signifikan, harga avtur turun sekitar 10 persen di 37 bandara. Rangkaian kebijakan ini, kata Dudy, diproyeksikan mampu menekan harga tiket pesawat domestik sekitar 17–18 persen selama periode mudik, mulai 14 hingga 29 Maret 2026.
“Sejauh ini, kami melihat bahwa diskon atau stimulus yang diberikan pemerintah sudah sampai kepada masyarakat,” katanya.
“Saya lihat tadi, malah masyarakat ada yang menikmati potongan sampai 20 persen dari harga normal, kalau sudah pesan dari jauh hari.”
Namun begitu, bukan berarti semuanya berjalan mulus. Dudy mengakui masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi. Khususnya terkait mekanisme penjualan tiket melalui online travel agent atau OTA. Di situlah celahnya sering muncul, membuat harga belum terdiskon secara maksimal.
Artikel Terkait
Jalur Kalimalang Sepi di Siang Bolong, Arus Mudik Motor Belum Meningkat
Ekspor Korea Selatan Melonjak 16,6% di Februari 2026, Didorong Semikonduktor AI
Iran Naikkan Upah Minimum 60% di Tengah Perang dan Inflasi Tinggi
Arus Mudik Lebaran 2026 di Tasikmalaya Capai 35.000 Kendaraan dalam Dua Hari