Spekulasi tentang kesehatannya sebenarnya sudah beredar lama.
Tak lama setelah pengangkatannya, televisi pemerintah Iran menyebutnya sebagai "veteran yang terluka dalam perang Ramadan". Istilah itu langsung ditangkap para analis. Bagi mereka, itu adalah kode, sebuah indikasi kuat bahwa sang pemimpin baru memang sedang tidak baik-baik saja akibat insiden sebelumnya.
Di sisi lain, Kremlin masih tutup mulut. Tehran juga belum memberikan penjelasan yang benar-benar meyakinkan. Hingga detik ini, tidak ada pernyataan resmi yang bisa memastikan di mana Mojtaba Khamenei berada dan bagaimana kondisi kesehatannya yang sebenarnya. Semuanya masih gelap.
Artikel Terkait
Warga Bekasi Jalani Puasa dengan Jadwal Imsak Berbeda antara Kabupaten dan Kota
TAUD Temukan Botol Ungu Diduga Wadah Air Keras Serangan ke Aktivis KontraS
Roy Suryo Klaim Surat Perintah di Balik Perubahan Sikap Rismon Soal Ijazah Jokowi
Hashim Minta ASN Junior Diprioritaskan Dapat Rumah Subsidi, Tawarkan Internet Rp100 per Bulan