Ekonomi Indonesia Kuat Ditopang Konsumsi Domestik dan Utang Terkendali

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:20 WIB
Ekonomi Indonesia Kuat Ditopang Konsumsi Domestik dan Utang Terkendali

Lalu bagaimana dengan ketahanan eksternal? Di sisi ini, pemerintah punya cadangan devisa yang tak main-main: lebih dari USD150 miliar. Menurut Airlangga, jumlah tersebut dinilai cukup kuat untuk menjadi bantalan, menjaga stabilitas perekonomian nasional dari guncangan dari luar.

Yang menarik, ada tren lain yang mulai menguat. Skema local currency settlement (LCS) atau penyelesaian transaksi dagang dengan mata uang lokal, makin banyak dipakai. Volume transaksi LCS dengan mitra dagang seperti Malaysia, Thailand, Jepang, dan China melonjak jadi USD25,56 miliar. Angka ini naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang sebesar USD12,9 miliar.

Peningkatan ini bukan sekadar angka. Secara praktis, hal itu membantu mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Perlahan-lahan, transaksi perdagangan internasional kita mulai mencari napas sendiri.

Nah, dengan fondasi konsumsi yang solid, utang yang terkendali, dan devisa yang kuat, laporan itu seolah memberi gambaran bahwa perekonomian Indonesia masih punya daya tahan. Setidaknya untuk saat ini.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar