Presiden Prabowo Utamakan Keselamatan Jemaah Haji, Skenario Penundaan Disiapkan

- Rabu, 11 Maret 2026 | 10:50 WIB
Presiden Prabowo Utamakan Keselamatan Jemaah Haji, Skenario Penundaan Disiapkan

Di tengah situasi Timur Tengah yang masih memanas, Presiden Prabowo Subianto punya pesan tegas: keselamatan jemaah haji Indonesia adalah yang utama. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat berbincang dengan para wartawan di sekitar Istana Kepresidenan, Selasa lalu.

“Pesan Presiden cuma satu,” kata Dahnil, menegaskan. Fokus beliau cuma ingin memastikan jamaah kita selamat. Titik. Itu yang paling krusial.

Karena itu, pemerintah sekarang sedang sibuk menyiapkan berbagai skenario untuk ibadah haji yang rencananya dimulai April nanti. Semua opsi diletakkan di meja, dengan satu orientasi pokok: melindungi warga negara Indonesia yang akan berangkat.

Menurut Dahnil, perkembangan konflik di kawasan itu terus dipantau ketat. Kalau situasinya membaik dan dinilai aman, maka kloter pertama akan berangkat pada 22 April. “Tapi arahan Presiden jelas,” sambungnya. Semua kondisi harus diantisipasi, semua skenario harus disiapkan. Tidak ada yang boleh dianggap remeh.

Di sisi lain, koordinasi antar kementerian juga digeber. Rapat-rapat intensif digelar untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Bahkan, DPR akan dilibatkan dalam pembahasan jika ancaman terhadap jemaah dinilai serius.

Lalu, skenario seperti apa saja yang disiapkan? Beberapa di antaranya adalah pemilihan rute penerbangan alternatif yang lebih aman. Opsi ekstremnya? Penundaan keberangkatan.

“Contohnya, kalau situasi benar-benar membahayakan, ya penundaan bisa saja terjadi,” ujar Dahnil. Keputusan seperti itu nantinya akan dibahas matang dengan DPR, tentu saja dengan berpedoman pada arahan langsung dari Presiden Prabowo.

Pada intinya, komitmen pemerintah kali ini kuat. Ini bukan sekadar tentang menyelenggarakan ritual keagamaan, tapi lebih pada wujud nyata perlindungan terhadap warga negaranya di tanah suci. Mereka ingin ibadah haji tahun ini bisa berlangsung dengan tenang, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah.

(Febrina Ratna Iskana)

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar