“Saya mewakili manajemen PSIM bangga Cahya dipanggil,” jelas Razzi lagi. “Untuk mendapatkan pengakuan dari pelatih tim nasional yang baru, John Herdman, bagi saya itu sebuah kebanggaan tersendiri.”
Di sisi lain, Razzi juga punya harapan besar. Ia berpesan agar Cahya menjaga fokus dan mentalitasnya selama menjalani pemusatan latihan nanti. Semua itu tentu agar kiper berusia 24 tahun itu bisa meraih mimpi tertingginya: tampil di skuad utama Garuda.
“Harapan saya Cahya bisa lebih konsisten, lebih lapar dalam mengejar target, selalu rendah hati, dan mau belajar,” tuturnya.
“Semoga nanti Cahya betul-betul berkesempatan masuk ke dalam skuad akhir dan bisa bermain untuk tim nasional senior.”
Jadi, perjalanan masih panjang. Tapi langkah pertama Cahya Supriadi dan kebanggaan PSIM Yogyakarta sudah tercatat dengan baik.
Artikel Terkait
Liverwall Tumbang, Barcelona Tertahan: Drama di Babak 16 Besar Liga Champions
Konflik Timur Tengah Dorong Inflasi dan Tekan Rupiah, Pelaku Usaha Waspada
Pemerintah Intensifkan Pengawasan Harga Pangan Menjelang Lebaran
Warga Bekasi Diingatkan Jadwal Imsak Berbeda antara Kabupaten dan Kota