Sejak konflik di Timur Tengah memanas, ancaman di dunia maya pun ikut meroket. Direktorat keamanan siber Israel baru-baru ini mengungkap temuan yang cukup mengkhawatirkan: puluhan pelanggaran yang didalangi Iran terhadap kamera keamanan, semata-mata untuk kegiatan spionase. Mereka pun langsung mengimbau publik agar lebih waspada.
"Saat ini, kami sedang berusaha memperingatkan ratusan pemilik kamera," tulis pernyataan resmi Cyber Israel yang dikutip AFP, Rabu (11/3/2026).
Imbauannya jelas: masyarakat harus segera mengubah kata sandi dan memperbarui perangkat lunak. Tujuannya, untuk meminimalisir segala risiko, baik yang mengancam keamanan nasional maupun privasi individu.
Ini bukanlah hal baru sebetulnya. Serangan siber antara Teheran dan Tel Aviv sudah sering terjadi belakangan ini, bagaikan perang bayangan yang terus berlangsung. Konflik terselubung itu bahkan beberapa kali memuncak jadi benturan terbuka, terakhir pada Juni lalu dan lagi di akhir Februari.
Artikel Terkait
Anggota DPR Sebut OTT KPK yang Jerat Bupati dan Wakil Bupati sebagai Bencana
Ditlantas Polda Metro Jaya Buka Layanan SIM Keliling di Empat Titik Jakarta
Vadi Akbar, Adik Vidi Aldiano, Desainer Mikrofon untuk Raja Salman
BMKG Prediksi Hujan Ringan-Sedang Dominasi Sepekan, Waspada Hujan Lebat di 13 Wilayah