Menjelang akhir Ramadan dan Idulfitri nanti, pemerintah memang lagi getol-getolnya mengawasi harga dan mutu pangan. Ini sih wajar, soalnya kebutuhan masyarakat pasti melonjak saat Lebaran. Nah, biar stabilitas pasokan dan harga terjaga, pemerintah pusat dan daerah disuruh kerja bareng. Mereka mengandalkan Satgas Saber Pangan untuk patroli di pasar-pasar tradisional dan titik-titik distribusi utama.
Hal ini diungkapkan Deputi Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, dalam sebuah rapat koordinasi yang digelar Kemendagri awal Maret lalu. Menurutnya, minggu-minggu ini adalah periode yang sangat krusial.
Dia mendorong kepala daerah untuk turun tangan langsung. Intinya, dinas terkait diminta turun ke lapangan, bergabung dengan Satgas, untuk memantau situasi. “Mohon dipantau dan ditugaskan Kepala Dinas turun langsung ke lapangan dalam minggu-minggu ini,” pintanya.
Secara umum sih, kondisi harga beberapa komoditas kunci masih terpantau stabil. Ambil contoh daging sapi, harganya malah turun sedikit dalam sepekan. Cabai merah keriting juga menunjukkan tren serupa. Tapi jangan senang dulu.
Masih ada beberapa barang yang harganya naik dan perlu diawasi ketat, seperti cabai rawit, telur ayam, dan daging ayam ras. Harga cabai rawit merah misalnya, meski sudah turun, masih tetap di atas batas harga acuan yang ditetapkan pemerintah. Jadi, waspada tetap perlu.
Artikel Terkait
Konflik Timur Tengah Dorong Inflasi dan Tekan Rupiah, Pelaku Usaha Waspada
Warga Bekasi Diingatkan Jadwal Imsak Berbeda antara Kabupaten dan Kota
Kemenag Siapkan Ribuan Rumah Ibadah Buka 24 Jam untuk Pemudik Lebaran 2026
OJK Cabut Izin BPR Koperindo Jaya, LPS Siap Lakukan Likuidasi