Nah, soal tahap II ini, tenggat waktunya masih panjang, yaitu hingga akhir Desember 2028. Dalam periode itu, perusahaan asuransi diharuskan menyesuaikan modalnya sesuai skala usaha. Tapi Zurich tampaknya tak mau menunggu lama.
Optimisme itu juga diamini oleh Hilman Simanjuntak, Direktur Utama PT Zurich General Tafakul Indonesia. Menurutnya, pemenuhan modal tahap II bisa dicapai melalui kinerja internal perusahaan.
"Persyaratan 2028, saya pikir, tahun ini dapat terpenuhi lewat akumulasi profit," kata Hilman.
Ia juga menambahkan cadangan pengaman. "Namun, di luar itu pun Zurich Group sendiri sudah kuat secara modal, jadi kalau pun ada kebutuhan, akan didukung."
Jadi, selain mengandalkan laba bersih organik, kekuatan grup induk di level global siap menjadi penyangga jika diperlukan. Posisi mereka terlihat cukup solid.
Artikel Terkait
Bank bjb Gelar The Ultimate10K Series di Empat Kota untuk Dorong Koneksi Ekonomi
Kecelakaan Beruntun di Tol TB Simatupang, Lalin Tersendat 5 Km
Pemprov DKI Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi 30.774 Orang, Siapkan 709 Bus
Menteri Keuangan Peringatkan Pejabat Baru Jaga Integritas di Tengah Kasus Hukum