Dia menegaskan, pasangan bupati dan wabup itu diringkus karena dugaan suap. Meski begitu, detail konstruksi kasusnya masih ditelusuri dan belum bisa diungkap ke publik. Intinya, kasus ini berhubungan dengan sejumlah pekerjaan di kabupaten tersebut.
Sebelum konfirmasi dari Budi, kabar penangkapan ini sebenarnya sudah beredar. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto pun membenarkannya.
"Benar, Bupati Rejang Lebong," kata Fitroh, mengkonfirmasi aksi Tim Kedeputian Penindakan KPK di Bengkulu.
Operasi senyap ini kembali menunjukkan bahwa KPK masih aktif bergerak. Menurut sejumlah saksi, suasana malam itu cukup mencekam saat tim bergerak. Sekali lagi, pemberantasan korupsi tak kenal waktu dan tempat.
Artikel Terkait
Jasa Marga Catat Gelombang Mudik Lebaran 2026 Dimulai Lebih Awal
DPR RI Desak PBB Ambil Tindakan Nyata Atasi Konflik AS-Israel-Iran
Kementerian Perindustrian Dorong Standar Uji Emas Nasional untuk Dongkrak Ekspor Perhiasan
Zurich Syariah Pacu Pertumbuhan dengan Asuransi Mikro, Sentuh 50% di Awal 2026