Pemerintah rupanya ingin semua pihak di rantai pasok merasakan manfaatnya. Stabilitas bukan cuma untuk konsumen, tapi juga buat mereka yang memproduksi.
Amran memberi contoh nyata. Kenaikan tipis, sebut saja sekitar 0,6 persen untuk suatu komoditas, perlu dilihat sebagai bagian dari keseimbangan. Apalagi menyambut Lebaran.
"Sudahlah kalau naik 0,6 persen, sayangilah juga peternak kita sedikit, supaya dia dapat baju lebaran," ujar pria yang juga menjabat Kepala Bapanas ini.
Intinya, dengan pasokan yang terjaga dan distribusi yang dipantau ketat, gejolak harga bisa diredam. Dinamika pasar pun mulai menunjukkan pengendalian yang lebih baik, setidaknya hingga pertengahan bulan suci ini.
Artikel Terkait
Kiper Ajax Maarten Paes Buka Suara soal Ledakan Emosi Usai Kekalahan dari Groningen
Motif Ekonomi Diduga Jadi Pemicu Pembunuhan Istri Siri di Depok
Jadwal Imsak dan Salat di Bogor Hari Ini, Imsak Pukul 04.33 WIB
Kepala BPJPH: Sertifikasi Halal AS Lebih Ketat dalam Beberapa Aspek