Sinabang, Aceh, diguncang gempa pada Minggu siang (8/3/2026). Getarannya terasa pukul 13.05 WIB lebih, dengan kekuatan awal disebutkan Magnitudo 5,6.
Namun begitu, data terbaru dari BMKG menyebutkan kekuatannya sedikit turun, menjadi M5,3. Pusat gempa atau episenternya berada di laut, sekitar 50 kilometer arah tenggara Sinabang. Kedalamannya termasuk dangkal, hanya 29 kilometer di bawah permukaan laut.
Plt. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan analisis awal penyebabnya.
Keterangan itu disampaikannya lewat rilis tertulis di hari yang sama.
Dampak getaran ternyata cukup luas. Di Simeulue, guncangannya dirasakan cukup kuat, masuk skala III MMI. Artinya, getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti sensasi saat truk besar lewat. Sementara itu, wilayah seperti Subulussalam dan Aceh Selatan merasakan skala yang lebih ringan, yaitu II MMI. Di sana, hanya beberapa orang merasakan, dan benda-benda ringan yang digantung terlihat bergoyang.
Artikel Terkait
Sumber Pemerintahan Sebut Mojtaba Khamenei Alami Luka Ringan, Keberadaannya Dipertanyakan
Iran Kecam Draf Resolusi DK PBB, Sebut Upaya Balikkan Fakta
InJourney Targetkan Konsolidasi 106 Hotel BUMN dalam Satu Payung
Persib Jaga Momentum Tak Terkalahkan Hadapi Borneo di Puncak Klasemen