Namun begitu, akses legal ini datang dengan tanggung jawab. Raja Juli berpesan, amanah dari Presiden Prabowo harus dijaga. Hutan tidak hanya untuk dieksploitasi, tetapi juga harus tetap lestari. Ia membayangkan lahan-lahan itu nantinya ditanami komoditas yang produktif. Kopi, kakao, atau kemiri, misalnya.
“Ini amanah agar masyarakat bisa memaksimalkan akses legalnya,” tegasnya.
Di sisi lain, skema perhutanan sosial ini punya dampak yang lebih luas. Selain mendongkrak ekonomi warga sekitar hutan, program ini disebut-sebut sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional. Raja Juli mengaku mendapat perintah langsung untuk mempercepat semua prosesnya.
“Perintahnya jelas: ungkit kesejahteraan masyarakat dan jaga kelestarian alam kita,” tutupnya, mengakhiri sambutan.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Tegaskan Tak Ada Skrining Pendatang Pasca-Lebaran 2026
Gedung Putih Gamifikasi Perang Iran Lewat Video Mirip Trailer Gim
Badan Gizi Nasional Tutup Sementara 492 Dapur MBG di Sumatra karena Tak Miliki Izin Higiene
Pemerintah Siapkan Skenario Haji 2026 Antisipasi Ketegangan Timur Tengah