Suasana pagi di Iran, Sabtu (28/2/2026), tiba-tiba berubah mencekam. Dentuman keras mengguncang sejumlah kota, dimulai dari ibu kota Teheran. Tak lama setelahnya, laporan-laporan serupa berdatangan dari wilayah lain.
Kantor berita Fars, misalnya, menyebut ledakan juga terjadi di Isfahan, Qom, Karaj, dan Kermanshah. Situasinya benar-benar kacau.
Di Teheran sendiri, situasinya terlihat parah. Menurut laporan yang sama, beberapa rudal menghantam kawasan strategis seperti Jalan Universitas dan daerah sekitar Republik. Dua lokasi lain di ibu kota juga dilaporkan terdengar ledakan. Gambar-gambar yang beredar cepat di media sosial memperlihatkan kepulan asap tebal membubung di langit pusat kota, menandai titik-titik serangan.
Lalu, dari mana serangan ini berasal? Sumbernya jelas: Israel. Namun, ada aktor lain yang kini secara terbuka mengaku terlibat.
Artikel Terkait
Menteri PU Targetkan 7.000 Lubang di Pantura Barat Jawa Tuntas Sebelum Lebaran 2026
AS dan Israel Lancarkan Serangan Gabungan, Iran Balas dengan Rudal ke Fasilitas Militer AS
KPK Tangkap Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai Terkait Dugaan Penghilangan Bukti Korupsi
AS Larang Total Perjalanan Warga ke Iran, Kategorikan sebagai Negara Pendukung Penahanan Ilegal