"Saya menantikan diskusi ini tentang bagaimana kita dapat membantu saudara dan saudari kita dalam usaha ini," tuturnya.
Hubungan kedua negara sendiri sudah terjalin puluhan tahun. Relasi yang erat di bidang pertahanan hingga investasi ini telah membentuk ikatan yang lebih dari sekadar mitra diplomatik. Ada nuansa persaudaraan yang kuat.
"Selalu menyenangkan bertemu Anda, khususnya di rumah kedua Anda di Yordania," sambut Raja Abdullah dengan ramah.
Ia menambahkan, "Saya tahu bahwa orang-orang saya, orang-orang Anda, tahu bahwa kita memiliki hubungan persaudaraan yang sangat istimewa di antara kami berdua selama bertahun-tahun."
Pertemuan di Amman itu, singkatnya, bukan hanya membahas politik. Lebih dari itu, ia mengukuhkan sebuah persahabatan lama yang tetap relevan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Artikel Terkait
Pelatih Persija: Fokus pada Konsistensi, Bukan Pergerakan Rival
Pelajar di Kutai Kartanegara Tikam Teman Sekelas Diduga Akibat Bullying
Imsak Jakarta Hari Ini Pukul 04.32 WIB, Disusul Subuh 04.42
Malut United Kalah 2-3 dari Persija, Pelatih Apresiasi Semangat Juang Pemain