"Saya menantikan diskusi ini tentang bagaimana kita dapat membantu saudara dan saudari kita dalam usaha ini," tuturnya.
Hubungan kedua negara sendiri sudah terjalin puluhan tahun. Relasi yang erat di bidang pertahanan hingga investasi ini telah membentuk ikatan yang lebih dari sekadar mitra diplomatik. Ada nuansa persaudaraan yang kuat.
"Selalu menyenangkan bertemu Anda, khususnya di rumah kedua Anda di Yordania," sambut Raja Abdullah dengan ramah.
Ia menambahkan, "Saya tahu bahwa orang-orang saya, orang-orang Anda, tahu bahwa kita memiliki hubungan persaudaraan yang sangat istimewa di antara kami berdua selama bertahun-tahun."
Pertemuan di Amman itu, singkatnya, bukan hanya membahas politik. Lebih dari itu, ia mengukuhkan sebuah persahabatan lama yang tetap relevan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Artikel Terkait
BGN Jelaskan Alasan Anggarkan Rp113 Miliar untuk Jasa Event Organizer
Inflasi AS Melonjak ke Level Tertinggi Setahun Akibat Konflik Iran dan Harga BBM
Wamenkominfo: Infrastruktur Telekomunikasi Kunci Utama AI untuk Dongkrak Pertanian
Stasiun JIS Ditargetkan Beroperasi Juni 2026, Diharapkan Reduksi Kemacetan