Manfaatnya masih banyak. Kurma juga mengandung protein, meski sekitar 3 persen, plus 23 jenis asam amino. Beberapa di antaranya jarang ditemukan pada buah lain. Lalu ada vitamin A, B6, C, dan mineral penting seperti kalium.
Kalium ini fungsinya krusial. Ia bertindak sebagai elektrolit yang membantu mengatur tekanan darah dan mencegah kram otot hal yang sering dikeluhkan saat puasa.
Dengan semua kelebihan tadi, wajar saja kalau kurma sangat direkomendasikan para ahli. Buah ini bukan cuma sekadar simbol, tapi benar-benar teman berbuka yang menyehatkan. Ia mengontrol kadar gula darah, mendukung kesehatan jantung, dan bahkan menjadi prebiotik yang mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus.
Jadi, lain kali Anda menyantap kurma saat berbuka, ingatlah bahwa itu bukan sekadar rutinitas. Itu adalah pilihan cerdas untuk mengisi kembali tenaga dengan cara yang alamiah dan penuh manfaat.
Artikel Terkait
KAI Catat 128 Juta Penumpang pada Triwulan I 2026, Naik 10%
Legenda Persija dan Timnas Indonesia, Sutan Harhara, Tutup Usia
BRI Permudah Bayar UTBK SNBT Lewat Aplikasi BRImo
Iran Siapkan Perang Jangka Panjang di Balik Meja Perundingan