Serikat Pekerja Desak Prabowo Batalkan Impor 105 Ribu Pick Up India untuk Kopdes

- Selasa, 24 Februari 2026 | 15:45 WIB
Serikat Pekerja Desak Prabowo Batalkan Impor 105 Ribu Pick Up India untuk Kopdes

Katanya lagi.

Lalu, bagaimana dengan klaim efisiensi anggaran? Di sini Ristadi menyoroti perbandingan harga yang dinilainya tidak jernih. Menurutnya, harga pick up 4x4 impor India bisa mencapai Rp 290 juta hingga Rp 400 juta per unit. Sementara, produk dalam negeri seperti Carry atau Gran Max harganya berkisar Rp 170-190 juta.

"Jadi lebih efesien mana dengan alat angkut yang selama ini sudah berjalan,"

Tanyanya retoris.

KSPN pun akhirnya meminta campur tangan langsung Presiden Prabowo. Mereka ingin presiden memerintahkan Dirut PT Agrinas membatalkan impor dan mengalihkan pesanan ke industri dalam negeri.

"Kami meminta Presiden Prabowo perintahkan Dirut PT Agrinas agar membatalkan import kendaraan niaga operasional Kopdes Merah Putih, dan memesan ke industri otomotif dalam negeri yang sedang dalam kondisi lesu karena berkurangnya order supaya bisa bergairah kembali,"

Papar Ristadi.

Manfaatnya, lanjut dia, akan berlapis. Industri bergairah, PHK bisa dicegah, lapangan kerja baru tercipta. Pada akhirnya, manfaat ekonomi akan benar-benar mengalir ke rakyat Indonesia, bukan ke pelaku ekonomi luar negeri.

Desakan ini jelas memberi warna baru pada polemik impor pick up tersebut. Tekanan kini tidak hanya datang dari asosiasi industri, tapi juga dari serikat pekerja yang melihat dampaknya langsung pada nasib buruh.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar