Pemprov DKI Larang Pembangunan Lapangan Padel Baru di Kawasan Perumahan

- Selasa, 24 Februari 2026 | 13:15 WIB
Pemprov DKI Larang Pembangunan Lapangan Padel Baru di Kawasan Perumahan

Namun begitu, bagi lapangan di perumahan yang sudah punya PBG, masih ada celah. Pramono meminta para Wali Kota untuk bernegosiasi dengan warga setempat. Poin utamanya soal jam operasional. Gubernur ingin aktivitas di lapangan itu berhenti paling lambat pukul delapan malam.

"Sehingga untuk semua lapangan padel yang ada di perumahan, maksimum walaupun sudah mendapatkan izin PBG, maksimum jam 08.00 malam," jelasnya.

Masalah lain yang kerap dikeluhkan warga adalah kebisingan. Suara bola yang memantul keras ditambah teriakan pemain memang bisa mengganggu ketenangan lingkungan. Untuk mengatasi ini, Pramono punya syarat ketat.

"Kalau lapangan padel itu menimbulkan kebisingan... maka lapangan padel seperti itu yang ada di perumahan wajib untuk membuat kedap suara," pungkasnya. Jadi, solusinya bukan tutup, tapi harus dipasangi peredam suara.

Kebijakan ini jelas akan mengubah peta bisnis padel di Ibu Kota. Bagi pengembang baru, pilihannya kini hanya kawasan komersial. Sementara yang lama, harus siap berbenah atau menghadapi konsekuensinya.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar