Hampir 1,62 juta tiket kereta api jarak jauh untuk mudik Lebaran telah ludes dibeli masyarakat. Angka itu tercatat hingga Minggu kemarin, 22 Februari 2026. Dari total kapasitas 3,87 juta kursi yang disiapkan, artinya okupansi sudah menembus 41,86 persen. Cukup signifikan untuk awal masa penjualan.
Anne Purba, VP Corporate Communication PT KAI, membenarkan data tersebut. "Sebanyak 1.621.413 tiket telah terjual," ujarnya. "Tingkat okupansi sementara berada di angka 41,86 persen."
Menurut Anne, lonjakan pemesanan terlihat sejak awal Ramadan. Rupanya banyak pelanggan yang langsung memilih tanggal keberangkatan antara 11 Maret hingga 1 April nanti. Pola ini, kata dia, menunjukkan satu hal: masyarakat sekarang lebih suka merencanakan perjalanan jauh-jauh hari. Tidak mau ambil risiko kehabisan tiket.
Lalu rute mana yang paling diminati? Ternyata masih didominasi relasi di Pulau Jawa dan Sumatera. Puncaknya adalah rute Gambir-Yogyakarta. Itu yang paling laris sampai saat ini.
Berikut sepuluh relasi dengan pembeli terbanyak:
Gambir – Yogyakarta: 18.067 pelanggan
Yogyakarta – Gambir: 16.391 pelanggan
Gambir – Semarang Tawang: 13.811 pelanggan
Pasarsenen – Lempuyangan: 13.363 pelanggan
Pasarsenen – Kutoarjo: 12.639 pelanggan
Surabaya Pasar Turi – Pasarsenen: 12.562 pelanggan
Lempuyangan – Pasarsenen: 12.398 pelanggan
Gambir – Purwokerto: 11.765 pelanggan
Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi: 11.616 pelanggan
Gambir – Cirebon: 11.325 pelanggan
Kalau dilihat dari tanggalnya, puncak arus mudik sementara bakal terjadi pada 23 Maret. Tanggal itu sudah dipesan oleh 117.608 pelanggan. Diikuti 24 Maret dengan 114.784 pelanggan, lalu 19 Maret (106.717), dan 18 Maret (105.725). Meski beberapa tanggal itu sudah mulai padat, jangan khawatir. Masih banyak pilihan tanggal lain yang kursinya masih tersedia lumayan banyak. Jadi, masih ada kesempatan buat yang belum pesan.
Artikel Terkait
Harmoni Imlek Nusantara Dibuka dengan Sorotan Kolaborasi Kreatif Indonesia-Korea
Indonesia dan Negara Arab Kecam Keras Pernyataan Dubes AS soal Hak Israel Kuasai Timur Tengah
HIMKI Dorong Pemerintah Perjuangkan Tarif Nol Persen untuk Ekspor Mebel ke AS
KPAI Desak Perlindungan Keluarga Korban Dugaan Penganiayaan oleh Brimob di Maluku