Begitu penegasannya. Soal kebijakan tarif sementara sebesar 10 persen yang diterapkan AS, Prabowo tetap melihat sisi cerahnya. Menurut penilaiannya, langkah itu toh masih menguntungkan bagi Indonesia. "Saya kira menguntungkan, ya. Kita siap untuk menghadapi segala kemungkinan," tambahnya.
Tak cuma soal dagang, dalam kunjungannya kali ini Prabowo juga bertemu dengan sejumlah pimpinan perusahaan investasi global. Dan respons mereka cukup menggembirakan. Minat dan kepercayaan terhadap prospek Indonesia ternyata tinggi.
"Mereka menyampaikan mereka sangat tertarik sama Indonesia, mereka confident, mereka lihat iklimnya membaik terus, mereka positif terhadap ekonomi kita,"
Ungkap Prabowo, menggambarkan antusiasme para investor tersebut. Semua ini tentu menjadi angin segar di tengah berbagai tantangan ekonomi global yang ada.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Pemotongan Gaji Pejabat Masih Wacana, Belum Diputuskan
Bank Indonesia Siap Setor Sisa Surplus Rp40 Triliun ke Pemerintah
Said Didu Klarifikasi Polemik EO Sarang Korupsi: Targetnya Oknum Pejabat, Bukan Pelaku Profesional
SKK Migas Targetkan Dua Pabrik LPG Baru Beroperasi April Ini