Proyek Renovasi Stadion Azteca untuk Piala Dunia 2026 Masih Berjalan, Kekhawatiran Muncul

- Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30 WIB
Proyek Renovasi Stadion Azteca untuk Piala Dunia 2026 Masih Berjalan, Kekhawatiran Muncul

Kabar soal Stadion Azteca yang belum juga kelar, terus jadi perbincangan hangat. Padahal, venue legendaris di Mexico City ini sudah ditetapkan sebagai lokasi pembuka Piala Dunia 2026. Gimana nggak waswas, laga pembuka yang menampilkan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan itu dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026. Sementara itu, kalau dilihat dari kondisi terkininya, proyek renovasi masih berlangsung penuh di sana.

Nah, Piala Dunia edisi mendatang ini memang spesial karena bakal digelar di tiga negara: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Tapi justru karena itulah, keterlambatan penyelesaian Azteca bikin banyak pihak cemas. Kekhawatirannya bukan cuma soal laga pembuka, tapi juga bisa berdampak ke partai lain. Ambil contoh Timnas Inggris. Mereka berpeluang besar bertemu Meksiko di babak 16 besar nanti, dan kalau Azteca belum siap, ya repot jadinya.

Kondisi riil lapangan semakin terlihat setelah seorang YouTuber, Armand Alejandre, mengunggah video kunjungannya ke lokasi. Dalam rekaman itu, terlihat jelas pekerjaan konstruksi masih sangat aktif di area luar stadion. Bagian dalamnya pun masih tampak seperti proyek yang butuh waktu lama untuk diselesaikan.

“Area ini mengerikan, membuat Anda tidak ingin berjalan-jalan di sana,” komentar salah seorang penonton video itu.

“Seperti orang Meksiko pada umumnya, kita selalu menunda-nunda semuanya hingga menit terakhir,” timpal yang lain dengan nada guyon.

Ada juga yang pesimis. “Sudah hampir 10 tahun sejak kita diumumkan sebagai tuan rumah. Waktu itu sebenarnya cukup untuk bikin stadion baru dari nol. Mereka nggak akan selesai; kayaknya baru setengah jalan,” tulis netizen lainnya.

Jadi, meski sorotan sudah mengarah ke Azteca, waktu terus berjalan. Pertanyaannya sekarang: apakah semua pekerjaan bisa tuntas sebelum Juni 2026? Semua mata tertuju ke Meksiko menunggu jawabannya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar