Brittany Porter Klaim Nikah Diam-diam dengan Sultan Muhammad V, Kini Ditinggalkan

- Senin, 10 November 2025 | 14:10 WIB
Brittany Porter Klaim Nikah Diam-diam dengan Sultan Muhammad V, Kini Ditinggalkan

Brittany Porter Ungkap Pernikahan Rahasia dengan Sultan Malaysia Muhammad V

Kisah cinta kontroversial antara penyanyi Amerika Serikat, Brittany Porter, dan Sultan Muhammad V, mantan Raja Malaysia, akhirnya terungkap ke publik. Melalui unggahan Instagram yang viral, Brittany mengklaim telah menikah secara Islam dengan Sultan Kelantan tersebut sebelum akhirnya ditinggalkan secara tiba-tiba.

Pengorbanan demi Cinta yang Berujung Pilu

Brittany Porter mengungkapkan bagaimana dia meninggalkan seluruh kehidupannya di Amerika Serikat untuk memulai hubungan dengan Sultan Muhammad V. Dalam narasi panjangnya, penyanyi ini menyatakan bahwa dia harus mengikuti berbagai aturan yang ditetapkan sang Sultan, mulai dari cara berpakaian hingga perilaku sehari-hari.

"Aku meninggalkan hidupku karena aku percaya padanya. Dia memberitahuku cara berpakaian, cara bersikap, apa yang harus dikatakan. Aku tidak pernah diizinkan untuk menjadi diriku sendiri," tulis Brittany dalam unggahan yang penuh emosi.

Akad Nikah Tertutup di April 2024

Brittany mengklaim pernikahan Islam mereka dilangsungkan pada April 2024 melalui upacara keagamaan tertutup. Dia bahkan membagikan dokumentasi foto dari momen akad nikah tersebut, termasuk potret bersama imam yang memimpin prosesi pernikahan.

Uniknya, Brittany bercerita bahwa dia harus berimprovisasi dengan pakaian dari lobi hotel karena kehilangan semua barang bawaannya sebelum upacara berlangsung. Detail ini menambah warna dramatis dari kisah pernikahan mereka.

Tragedi Keguguran dan Kehilangan

Masalah mulai muncul ketika Brittany mengalami keguguran. Setelah peristiwa tersebut, sang Sultan dikabarkan menghilang tanpa penjelasan dan tanpa proses perceraian yang jelas. Hal ini membuat Brittany berada dalam kebingungan mengenai status hukum pernikahan mereka.

Sebagai mualaf yang baru memeluk Islam, Brittany menyatakan keinginannya untuk menyelesaikan segala sesuatu sesuai hukum agama. "Dalam Islam, saya tidak bisa begitu saja melanjutkan hidup tanpa talak atau fasakh yang tepat," ungkapnya.

Proses Penyembuhan dan Pencarian Keadilan

Setelah lama memilih diam, Brittany akhirnya memutuskan untuk berbicara demi "kebenaran dan penyembuhan". Dia menegaskan bahwa pengakuannya ini bukan sekadar kisah patah hati biasa, melainkan upaya membebaskan diri dan menuntut akuntabilitas dari seseorang yang memiliki kekuasaan.

Kisah ini telah menjadi perbincangan hangat di media sosial internasional, terutama menyangkut figur kerajaan yang sangat berpengaruh di Asia Tenggara. Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Sultan Muhammad V mengenai pengakuan Brittany Porter tersebut.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar