Kabar terbaru datang dari Kementerian Sosial. Mereka sudah mulai menggelontorkan bantuan sosial reguler untuk triwulan pertama tahun ini. Bantuan ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan paket sembako, menyasar lebih dari 1,7 juta Keluarga Penerima Manfaat di tiga provinsi yang porak-poranda akibat banjir: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul mengonfirmasi hal itu Rabu lalu. "Untuk bantuan sosial reguler di tiga provinsi, penyalurannya sudah kami mulai sejak awal Februari," ujarnya.
Anggarannya tidak main-main, mencapai Rp1,83 triliun. Dana sebesar itu dialokasikan khusus untuk membantu para korban di ketiga wilayah tersebut.
Namun begitu, bantuan reguler ternyata bukan satu-satunya. Kemensos juga punya skema lain, yaitu bantuan sosial kebencanaan atau bansos adaptif. Cakupannya lebih luas, mulai dari dukungan logistik dan dapur umum di lokasi bencana, hingga program yang sifatnya jangka panjang seperti rehabilitasi dan rekonstruksi. Di dalamnya termasuk santunan, jaminan hidup, bantuan isian hunian, sampai upaya pemulihan ekonomi.
"Kami sudah mulai menyalurkan untuk ahli waris, untuk isian hunian maupun juga untuk jaminan hidup," jelas Gus Ipul.
Ia menambahkan, "Sekarang akan disusul untuk pemulihan ekonomi dan sosial. Kami mengikuti penyaluran BNPB. BNPB pada minggu yang lalu sudah salur, kita akan menyusul di belakangnya."
Soal mekanismenya, Gus Ipul memaparkan langkah-langkah yang ditempuh pascabencana di Sumatera. Awalnya, data dari BNPB dijadikan rujukan. Selanjutnya, penetapan penerima secara spesifik (By Name By Address/BNBA) menjadi wewenang kepala daerah setempat Bupati atau Walikota. Dokumen ini juga harus ditandatangani oleh Kapolres, Kajari, dan Dandim di wilayah bersangkutan.
Setelah itu, barulah data divalidasi dan diajukan persetujuan ke Menteri Dalam Negeri yang menjabat sebagai Ketua Satgas. Baru kemudian, berdasarkan hasil verifikasi itu, Kemensos turun tangan menyalurkan bantuan sesuai jenis dan skema yang sudah ditetapkan.
Artikel Terkait
Ronaldo Diduga Ucapkan Bismillah Sebelum Eksekusi Penalti, Tuai Sorotan
Lurah Kalisari Minta Maaf, Petugas Diberi Sanksi Usai Unggah Foto AI untuk Laporan Parkir Liar
Libur Panjang Paskah 2026: 340 Ribu Penumpang Padati Kereta Jarak Jauh di Daop 1 Jakarta
Cara Cek Penerima PKH Tahap 2 dan Besaran Bantuannya