Kapolres Serang Gandeng Ojol Jadi Mata dan Telinga di Lapangan

- Selasa, 20 Januari 2026 | 14:25 WIB
Kapolres Serang Gandeng Ojol Jadi Mata dan Telinga di Lapangan

Di sebuah ruang pertemuan yang sederhana, Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan duduk berhadapan dengan puluhan pengemudi ojek online. Suasana santai, tapi tujuannya jelas: menjalin kemitraan. Dia mengajak para ojol itu untuk menjadi mitra polisi, memberikan informasi jika melihat hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban di sekitar mereka. Dengan begitu, tindakan bisa lebih cepat.

"Melalui program Ngariung Iman Ngariung Aman ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat," ujar Andri kepada wartawan, Selasa lalu.

"Kami ingin mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan. Sekaligus, tentu saja, mengajak seluruh elemen, termasuk rekan-rekan ojol, untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan."

Menurutnya, komitmen Polri adalah membangun komunikasi yang baik. Harapannya, situasi di Serang bisa tetap kondusif. Dia melihat para pengemudi ojek online punya peran strategis.

"Ojol ini adalah mata dan telinga kami di lapangan," katanya.

"Kami berharap rekan-rekan ojol dapat membantu memberikan informasi apabila melihat potensi gangguan kamtibmas. Nanti, informasi itu akan segera kami tindak lanjuti."

Tak sekadar ajakan, pertemuan itu juga diwarnai aksi nyata. Andri menyerahkan bantuan 40 paket sembako untuk para pengemudi. Bantuan ini, meski mungkin tak besar, diharapkan bisa meringankan beban.

"Ini wujud perhatian kami," ucap Andri.

"Untuk rekan-rekan ojol yang selama ini sudah turut berkontribusi menjaga kondusivitas wilayah. Semoga bermanfaat."

Program Ngariung Iman Ngariung Aman sendiri rupanya bukan hal baru. Andri menjelaskan, program ini digagas oleh pendahulunya, AKBP Condro Sasongko. Dan dia bertekad untuk melanjutkannya.

"Program ini akan terus kami jalankan secara berkesinambungan," tuturnya.

Alasannya sederhana tapi mendasar: selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini dianggap bisa meningkatkan keimanan sekaligus membangun rasa aman di tengah masyarakat. Sebuah upaya yang, baginya, layak diteruskan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar