Layanan publik juga mulai normal. Kini, 87 rumah sakit dan 867 puskesmas yang terdampak sudah beroperasi lagi. Aktivitas belajar mengajar di sekolah hampir seluruhnya kembali berjalan. Pasar-pasar hidup, denyut ekonomi masyarakat perlahan mulai berdetak seperti biasa.
Teddy menekankan, fokusnya bukan cuma bangunan fisik. Pemerintah juga mengalirkan bantuan dana ke daerah serta bantuan langsung ke warga, tentu berdasarkan data yang sudah diverifikasi. “Peran cepat kepala daerah di sini juga sangat dibutuhkan. Dan Bapak Presiden tidak ragu-ragu untuk memberikan semua yang diperlukan ke warga sesegera mungkin,” katanya.
Di sisi lain, ada hal mendesak yang juga jadi perhatian. Menjelang Ramadan yang tinggal seminggu lagi, Presiden meminta jajarannya memastikan stok dan harga bahan pokok terjangkau, khususnya di wilayah bencana. Tujuannya jelas: agar masyarakat yang sedang bangkit dari musibah bisa menjalani ibadah dengan tenang, tanpa pusing memikirkan kebutuhan pokok.
“Ini semua bisa dengan cepat tercapai berkat semua elemen bekerja sama, saling mendukung, saling melengkapi,” pungkas Teddy menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026: 2,77 Juta Kendaraan Sudah Kembali ke Jabotabek
Arus Balik Lebaran 2026: 2,77 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jabotabek Hingga H+7
Arus Balik Lebaran 2026: 2,77 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jabotabek
Arus Balik Lebaran 2026 Lampaui 2,77 Juta Kendaraan, Puncak dari Arah Timur