Struktur Kepelatihan Timnas Indonesia Mulai Terbentuk, Herdman Didampingi Nova Arianto dan Sofie Imam Faizal

- Kamis, 12 Februari 2026 | 11:00 WIB
Struktur Kepelatihan Timnas Indonesia Mulai Terbentuk, Herdman Didampingi Nova Arianto dan Sofie Imam Faizal

MURIANETWORK.COM - Struktur kepelatihan Timnas Indonesia di bawah pelatih kepala John Herdman mulai menemui bentuknya. Untuk sementara, Herdman akan didampingi oleh dua asisten pelatih lokal yang telah memiliki pengalaman di skuat nasional, yakni Nova Arianto dan Sofie Imam Faizal. Pengangkatan ini diumumkan oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, sebagai langkah awal menyiapkan tim menghadapi tantangan ke depan.

Nova Arianto Jadi Tangan Kanan Sementara

Dalam transisi kepemimpinan ini, Nova Arianto dipercaya memegang peran penting. Pelatih yang sebelumnya menangani Timnas Indonesia U-20 ini akan bertindak sebagai tangan kanan John Herdman untuk sementara waktu. Penunjukan ini dinilai sebagai langkah strategis mengingat Nova telah memahami karakter pemain dan dinamika tim nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Sumardji, selaku Ketua BTN, mengonfirmasi penugasan tersebut. "Juru taktik timnas U-20, Nova Arianto, akan menjadi tangan kanan John Herdman untuk sementara waktu," jelasnya.

Dukungan dari Sofie Imam Faizal

Selain Nova, nama Sofie Imam Faizal juga masuk dalam skuad kepelatihan pendamping Herdman. Sofie bukanlah wajah baru di lingkungan Timnas Indonesia. Ia telah bekerja sama dengan Nova Arianto di timnas U-20 sejak akhir tahun lalu dan membawa segudang pengalaman spesifik.

Latar belakangnya cukup mumpuni di bidang conditioning pemain. Sofie telah berperan sebagai pelatih fisik untuk berbagai level usia timnas, mulai dari U-17, U-20, U-23, hingga tim senior. Pengalaman lintas level ini menjadi aset berharga untuk memastikan kesiapan fisik para pemain menghadapi ritme pertandingan yang padat.

Dengan kombinasi keahlian teknis dari Nova dan pendekatan fisik dari Sofie, tim kepelatihan John Herdman diharapkan dapat segera berkoordinasi dengan solid. Langkah ini dipandang sebagai fondasi awal dalam membangun kerja sama yang efektif sebelum nantinya mungkin didatangkan tenaga ahli tambahan sesuai kebutuhan pelatih kepala.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar