MPR RI Salurkan 30.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Jelang Ramadan

- Kamis, 12 Februari 2026 | 10:45 WIB
MPR RI Salurkan 30.000 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Jelang Ramadan

MURIANETWORK.COM - Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menyalurkan bantuan darurat berupa 30.000 paket sembako dan perlengkapan ibadah bagi korban banjir dan longsor di Aceh. Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani di lokasi bencana pada Selasa, 10 Februari 2026, sebagai bentuk dukungan moril dan upaya peninjauan kondisi lapangan menjelang bulan Ramadan.

Penyerahan Bantuan di Tengah Rangkaian Kunjungan

Pada Selasa, 10 Februari 2026, Ketua MPR RI Ahmad Muzani didampingi pimpinan MPR lainnya turun langsung ke Provinsi Aceh. Mereka menyerahkan bantuan kepada warga di delapan kabupaten yang terdampak parah bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah itu sejak akhir November. Kehadiran rombongan MPR ini turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra. Dari pihak pemerintah daerah, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah beserta sejumlah bupati turut mendampingi prosesi penyerahan bantuan tersebut.

Dukungan Moril dan Tinjauan Kondisi Terkini

Dalam kesempatan itu, Ahmad Muzani menjelaskan bahwa kunjungan ini memiliki beberapa tujuan penting. Selain memberikan bantuan material, langkah ini dimaksudkan untuk memberikan penguatan psikologis serta menyerap aspirasi masyarakat, terutama menyongsong bulan puasa yang tinggal menghitung hari.

“Kami kunjungan ke sini untuk memberi penguatan dan dukungan moril kepada masyarakat Aceh yang terdampak dalam bencana akhir November, dan tentu saja ini adalah empati, simpati, dan dukungan luar biasa yang kami berikan kepada masyarakat Aceh,” tutur Muzani dalam keterangannya.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa kunjungan ini sekaligus menjadi momen untuk mengevaluasi perkembangan pemulihan pascabencana. Data terbaru dari Pemprov Aceh per 9 Februari 2026 menunjukkan bahwa sekitar 69.000 warga masih harus tinggal di tempat pengungsian.

“Yang kedua, kami ingin mengecek kondisi langsung di Aceh. Tadi disampaikan oleh Wakil Gubernur Provinsi Aceh, Pak Fadhlullah, bahwa ada kemajuan yang signifikan, kemudian kemajuan itu sekarang sudah mulai dirasakan,” ungkapnya.

Komposisi Bantuan dan Harapan ke Depan

Bantuan yang disalurkan terdiri dari 15.000 paket sembako dan 15.000 paket perlengkapan ibadah. Paket sembako berisi bahan pokok seperti mi instan, minyak goreng, gula pasir, teh, dan biskuit. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga, sekaligus mempersiapkan mereka untuk menjalani ibadah di bulan suci dengan lebih tenang. Kolaborasi antara lembaga tinggi negara, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah dalam penyaluran bantuan ini menunjukkan koordinasi yang terjalin dalam penanganan dampak bencana yang melanda wilayah Sumatra tersebut.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar