Kinerja PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) sepanjang tahun lalu patut diacungi jempol. Bank syariah yang berada di bawah naungan SMBC Group ini berhasil membukukan laba bersih hingga Rp1,2 triliun. Angka itu naik 13% dari tahun sebelumnya, yang 'hanya' Rp1,06 triliun.
Lalu, apa kunci suksesnya? Ternyata, kualitas pembiayaan yang terjaga menjadi penopang utama. Namun begitu, pencapaian ini jelas bukan kerja satu dua orang. Fachmy Achmad, Direktur BTPS, menegaskan bahwa semua ini berkat dukungan penuh berbagai pihak, sejalan dengan komitmen bank untuk memberdayakan masyarakat inklusi.
“Alhamdulillah, bank berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp1,2 triliun,” ujar Fachmy melalui keterangan resminya, Rabu (11/2/2026).
Ia menambahkan, “Kami berharap fokus bank dalam membangun perilaku unggul dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.”
Model bisnis mereka memang unik: pendampingan. Menurut Fachmy, model ini terbukti relevan dan berkelanjutan, terutama untuk melayani segmen ultra mikro. BTPS tak sekadar memberi akses keuangan, tapi juga akses pengetahuan. Tujuannya satu: mendongkrak kapasitas hidup nasabah.
Intinya, mereka mengedepankan penguatan empat perilaku unggul atau BDKS: Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu. Nah, ujung tombak strategi ini ada di tangan Community Officer (CO). Mereka inilah yang turun langsung, bertemu nasabah melalui Pertemuan Rutin Sentra (PRS).
“CO juga berperan sebagai role model bagi ibu-ibu nasabah dalam menerapkan perilaku unggul BDKS, sekaligus memperkuat solidaritas di sentra nasabah,” jelas Fachmy.
Di sisi lain, BTPS juga punya kepedulian sosial yang nyata. Mereka memberikan perhatian khusus, misalnya, kepada nasabah di Sumatera yang terdampak bencana hidrometeorologis. Berbagai program bantuan digelar untuk mendukung pemulihan.
Secara angka, kinerja keuangan mereka solid. Sepanjang 2025, pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp10,35 triliun. Return on Assets (RoA) bertengger di 7,2%, sementara Capital Adequacy Ratio (CAR)-nya sangat kuat, di level 57,7%.
Tak lupa, sepanjang tahun itu pula BTPS menghadirkan beragam program apresiasi dan insentif. Semua dirancang untuk memperkuat semangat para nasabahnya. Tampaknya, kombinasi antara pendekatan yang humanis dan fundamental bisnis yang kuat memang membuahkan hasil.
Artikel Terkait
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV 2025 Capai 5,39%, Tertinggi di G20
Presiden Prabowo Arahkan Evaluasi Hak Investor Tambang Martabe
CBRE Proyeksikan Pasar Properti Jakarta Tumbuh Solid pada 2026
Ahli Roy Suryo Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Kasus Ijazah Jokowi