Rivan memberikan target waktu yang jelas untuk kemajuan pekerjaan ini. "Kami akan menargetkan bahwa di minggu depan atau tepatnya mulai bulan puasa jumlah lubang harus mengecil ya karena tidak bisa dipungkiri, kalau tidak cepat dilakukan perbaikan ini akan terus bertambah," ujarnya, menekankan pentingnya kecepatan agar kerusakan tidak meluas.
Komitmen untuk Kelancaran Mudik
Di tengah upaya perbaikan yang berlangsung, Jasa Marga juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan. Rivan menyebut bahwa fenomena lubang jalan ini dialami oleh seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), bukan hanya di ruas yang dikelola Jasa Marga.
"Kami meminta maaf apabila ada ketidaknyamanan karena lubang di jalan tol. Tapi itu terjadi di seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Artinya di seluruh ruas jalan tol, bukan hanya Jasa Marga," tuturnya.
Yang terpenting, perusahaan memberikan jaminan terkait kesiapan infrastruktur jelang momen mudik. Rivan memastikan bahwa seluruh ruas tol yang akan dilalui masyarakat telah diprioritaskan perbaikannya dan akan berada dalam kondisi laik serta berfungsi optimal.
"Kita sudah melakukan perbaikan dan kami juga memprioritaskan terutama di ruas-ruas yang berpotensi terhadap perjalanan persiapan lebaran yang datang. Kami pastikan bahwa semua ruas jalan yang digunakan masyarakat mudik sudah berfungsi dengan baik, tanpa lubang," tegas Direktur Utama Jasa Marga tersebut.
Artikel Terkait
Tren Film Indonesia Terinspirasi Kisah Nyata, Sorot Cinta hingga Pengkhianatan
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tutup Usia di Jakarta
Arus Balik Lebaran di Tol Cipali Masih Lancar, Puncak Diprediksi Minggu
Mendagri Zulkifli Hasan Pantau Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp100 Ribu per Kg