Acara Sinergi Ekonomi Kerakyatan di Kota Serang, Banten, awal pekan ini, diwarnai peringatan keras dari Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang. Ia menyoroti praktik yang dinilai menyimpang dari semangat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Ini yayasan-mitra malah bikin koperasi, aneh-aneh aja ini…,” ucap Nanik, suaranya terdengar tegas.
Intinya, ia memperingatkan yayasan dan mitra agar jangan sampai membentuk koperasi hanya sebagai kedok. Tujuannya satu: memonopoli rantai pasok bahan pangan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Koperasi, menurutnya, haruslah koperasi beneran. Bukan sekadar jadi-jadian.
Latar belakangnya jelas. Perpres Nomor 115 Tahun 2025 memang mengamanatkan pelibatan koperasi dan UMKM dalam program MBG. Namun, realitas di lapangan kerap berbeda. Nanik mengaku sering mendapat laporan bahwa banyak mitra justru membentuk koperasi sendiri untuk menguasai pasokan. Alih-alih membantu petani atau pelaku usaha kecil, mereka justru mencari untung pribadi.
“Mereka membentuk Koperasi hanya sebagai kedok untuk memonopoli pasokan bahan baku,” tegasnya.
Program unggulan pemerintah ini, sejatinya, punya tujuan ganda. Selain memenuhi gizi anak, ia juga dirancang untuk menggerakkan ekonomi akar rumput. Karena itu, Nanik menegaskan, MBG tak boleh dibajak untuk kepentingan bisnis segelintir orang saja.
Persoalan tata kelola ini bukan isapan jempol. Sebelumnya, Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN, Tengku Syahdana, juga mengungkap temuan serupa. Timnya menemukan sejumlah pola bermasalah.
“Ada Kepala SPPG yang bapaknya punya jabatan atau punya konflik kepentingan, ingin memilih supplier sendiri,” kata Tengku.
Tak hanya itu. Dominasi yayasan yang berlebihan juga menjadi masalah. Dalam beberapa kasus, posisi Kepala SPPG jadi tak berdaya. Di sisi lain, ada pula kolusi antara Kepala SPPG dengan mitra untuk mengatur harga dan pasokan. Situasinya memang rumit.
Artikel Terkait
Anggaran 2026 Bergerak Cepat, Belanja Negara Tembus Rp346,1 Triliun di Dua Bulan Pertama
Kapolri Tegaskan Sinergi TNI-Polri Kunci Jaga Stabilitas NKRI
Pemerintah Siapkan Tiga Skenario Keberangkatan Haji 2026 Antisipasi Konflik Timur Tengah
Polres Bogor Gelar Gerakan Pangan Murah di Stadion Pakansari Sambut Lebaran