BTN Pertimbangkan Akuisisi Asuransi Binagriya untuk Kuatkan Ekosistem KPR

- Senin, 09 Februari 2026 | 20:50 WIB
BTN Pertimbangkan Akuisisi Asuransi Binagriya untuk Kuatkan Ekosistem KPR

Di Menara BTN, Jakarta, Senin lalu, Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu, mengungkapkan sebuah rencana strategis. Bank yang fokus pada KPR itu sedang mempertimbangkan untuk mengambil alih PT Asuransi Binagriya Upakara. Tapi, langkah ini belum bisa langsung jalan. Semuanya masih menunggu lampu hijau dari Danantara Asset Management selaku pemegang saham.

Rencana akuisisi ini muncul di saat yang tepat. Sepanjang 2025, kinerja keuangan BTN tercatat positif. Menurut Nixon, kehadiran perusahaan asuransi umum bakal jadi penguat. Bukan cuma untuk kinerja, tapi juga melengkapi ekosistem mereka dalam menyalurkan KPR. Jadi, langkah ini seperti menyempurnakan puzzle bisnis yang sudah ada.

“Oh kita memang masih ngusulin ke pemerintah dalam hal ini Danantara ya, untuk kita boleh mengakuisisi satu perusahaan, yang asuransi terutama,” jelas Nixon dalam sebuah kesempatan lain, usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR.

Alasannya sederhana tapi krusial: BTN butuh mortgage insurance atau asuransi KPR. Dengan memiliki perusahaan asuransi sendiri, biaya premi bagi nasabah bisa ditekan. Harapannya, jadi lebih terjangkau.

Di sisi lain, Asuransi Binagriya sendiri dinilai dalam kondisi yang sehat. Dari penilaian awal, Return on Assets (ROA)-nya di atas 5 persen, sementara Return on Equity (ROE)-nya mencapai 18 persen. Angka yang cukup menggoda. Namun begitu, perusahaan itu juga butuh suntikan modal segar untuk memenuhi aturan baru OJK.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar