Efek riilnya untuk masyarakat? Cukup signifikan. Proyek ini diproyeksikan membuka lapangan kerja untuk lebih dari 65 ribu orang. Manfaatnya tidak berhenti di sektor pertambangan saja, tetapi merembet ke industri pendukung, infrastruktur daerah, bahkan UMKM yang terlibat dalam ekosistem hilirisasi ini.
Rosan Perkasa Roeslani, CEO Danantara Indonesia, melihat ini sebagai perubahan paradigma. Sumber daya mineral Indonesia, kata dia, tak lagi boleh cuma jadi komoditas ekspor mentah.
Di sisi lain, Maroef Sjamsoeddin, Dirut MIND ID, menegaskan komitmen grupnya. Mereka ingin mengelola sumber daya mineral secara bertanggung jawab dan memastikan kekayaan alam diolah di dalam negeri. Tujuannya sederhana: multiplier effect ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.
Jadi, peran PTBA dalam menyediakan energi ini memang krusial. Proses mengubah bauksit menjadi alumina, lalu aluminium, adalah proses yang sangat haus energi. Butuh suplai dalam skala besar dan kontinu. Tanpa pasokan yang stabil, mustahil rantai produksi yang terintegrasi ini bisa berjalan mulus. Dan itulah yang sedang diupayakan agar tak sekadar wacana.
Artikel Terkait
Mendagri Tito Karnavian: Tak Ada Lagi Pengungsi Banjir Sumbar Tinggal di Tenda
Menaker Perintahkan Pengawas Turun Langsung Tangani Laporan THR yang Belum Dibayar
Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran Terjadi 29 Maret 2026
Menkeu: Program Makan Bergizi Gratis Bakal Dikurangi Jadi 5 Kali Seminggu