Jumat lalu, tepatnya tanggal 6 Februari 2026, suasana di Kementerian Keuangan pasti cukup sibuk. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi melantik 43 pejabat baru. Sebagian besar, tepatnya 40 orang, ditempatkan di Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Sementara tiga sisanya akan mengisi pos di Direktorat Jenderal Anggaran (DJA).
Pelantikan ini bukan sekadar seremonial biasa. Menurut Purbaya, langkah ini adalah bagian dari strategi besar untuk membenahi organisasi. Intinya, menempatkan orang-orang terbaik di posisi yang tepat. "Rotasi adalah hal yang wajar dalam organisasi," ujarnya.
"Tujuannya untuk penyegaran, baik bagi pegawai maupun organisasi," tambahnya.
Dia mengakui, Kemenkeu sedang berhadapan dengan tantangan yang sangat kompleks. Karena itulah, dibutuhkan pegawai dan organisasi yang selalu prima, siap tempur kapan saja. Purbaya tak lupa mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran selama ini. Dedikasi dan integritas mereka, katanya, sangat penting.
"Kemenkeu membutuhkan orang-orang yang siap memberikan seluruh pikiran serta jiwa raga untuk bangsa dan negara," tegas Menteri.
Nah, soal rotasi ini rupanya belum berhenti. Purbaya menyebut bahwa kebijakan serupa akan terus berjalan di lingkungan DJP. Tak hanya di sana, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) juga akan menyusul. Polanya akan berkelanjutan.
"Di DJP dan DJBC, rotasi merupakan hal yang lumrah. Ketika Anda menunjukkan kinerja yang baik, Anda akan dipromosikan ke tempat yang lebih baik," jelasnya.
Artikel Terkait
Lebaran di Kota Tua: Ramai Wisatawan dan Cerita Warga yang Pilih Tak Mudik
CEO BlackRock Peringatkan AI Berpotensi Perlebar Kesenjangan Kekayaan
Fabregas Persembahkan Kemenangan Telak Como untuk Almarhum Michael Bambang Hartono
Arus Balik Diprediksi Puncak Besok, Bakauheni Sudah Padat Sejak Hari Ini