Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen Jakarta Selatan pada Jumat malam, 23 Januari. Kini, sorotan mulai mengarah pada Reza Arap, yang diduga berada di lokasi kejadian saat itu. Informasi ini, menurut pihak kepolisian, muncul dari keterangan sejumlah saksi.
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, membenarkan adanya dugaan tersebut. "Sampai saat ini dugaan untuk pacarnya ada dari keterangan bahwa ada di TKP," ujarnya pada Senin (26/1).
Namun begitu, Iskandarsyah menegaskan bahwa semuanya masih dalam pendalaman. Polisi belum bisa menarik kesimpulan apa-apa.
"Masih kami dalami terkait "timeline"-nya," katanya kepada media, Selasa (27/1).
Sejauh ini, penyidik telah mengumpulkan keterangan dari enam orang saksi. Dari sana, mereka mulai mendapatkan gambaran alur kejadian di apartemen itu. "Dari saksi-saksi tersebut kami mendapatkan suatu alur cerita," tutur Iskandarsyah. Intinya, pekerjaan detektif mereka sedang berjalan.
Pertanyaan besarnya: apakah ada unsur pidana di balik kematian ini? Iskandarsyah memastikan penyelidikan difokuskan untuk menjawab hal itu. "Dalam proses penyelidikan ini kita memaksimalkan dengan berdasarkan fakta-fakta yang ada, kita menggunakan "scientific investigation"," jelasnya. Semua langkah diambil dengan hati-hati.
Di sisi lain, barang bukti dari TKP sudah diamankan. Sayangnya, polisi masih tutup mulut soal rinciannya. Mereka menunggu hasil uji forensik.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, hanya meminta publik bersabar. "Sabar ya, nanti akan dirilis setelah hasil labfornya keluar," pesannya.
Kronologi penemuannya sendiri cukup memilukan. Asisten rumah tangga (ART) Lula mulai curiga karena majikannya tak kunjung merespons dari pagi hingga petang. Setelah melapor ke keamanan, pintu kamar yang terkunci akhirnya dibuka paksa oleh teknisi sekitar pukul 17.50 WIB. Lula sudah tak bernyawa di dalam.
Dari pendalaman sementara, polisi menemukan Lula memiliki riwayat penyakit yang serius. Tidak ada tanda kekerasan di tubuhnya, meski penyelidikan terus digenjot. Jenazahnya telah dimakamkan di TPU Rawa Terate pada Sabtu (24/1).
Reza Arap Diperiksa Lebih dari Empat Jam
Terpisah, polisi telah memeriksa Reza Arap. Pria yang disebut sebagai pacar Lula ini dimintai keterangan terkait peristiwa nahas tersebut.
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Dwi Manggala Yudha, mengungkapkan bahwa pemeriksaan berlangsung cukup lama. "Diperiksa tadi malam pukul 23.00 sampai 03.45," kata Dwi via pesan singkat, Selasa (27/1). Itu artinya lebih dari empat jam.
Dwi menyebut ada sekitar 30 pertanyaan yang diajukan kepada Arap. Namun, detail dari hasil pemeriksaan itu belum diungkap ke publik. Semuanya masih menjadi bagian dari penyelidikan yang terus berlanjut.
Artikel Terkait
Roy Suryo dan Dokter Tifa Kembali Desak Komisi III DPR Gelar RDPU soal Kasus Ijazah Jokowi
Anggaran Keselamatan KAI Dipertanyakan Usai Kecelakaan di Bekasi Timur, Pakar: Publik Berhak Tahu Alokasi Dana Proteksi
Okupansi Whoosh dan LRT Jabodebek Melonjak Usai Kecelakaan Maut KRL di Bekasi
Asisten Masinis Curiga Sinyal Eror Sesaat Sebelum KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi, 15 Tewas