Prabowo dan Albanese Tandatangani Traktat Keamanan Bersama RI-Australia

- Jumat, 06 Februari 2026 | 11:40 WIB
Prabowo dan Albanese Tandatangani Traktat Keamanan Bersama RI-Australia

“Bagi Indonesia hal ini mencerminkan komitmen teguh terhadap prinsip bertetangga baik dan kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif,” ungkapnya.

“Indonesia dan Australia ditakdirkan untuk hidup berdampingan dan kita memilih membangun hubungan tersebut atas dasar saling percaya dan itikad baik,” tambah Presiden.

Pilar Stabilitas dan Politik Bebas-Aktif

Prabowo juga kembali menegaskan posisi Indonesia yang ingin menjalin persahabatan dengan semua bangsa. Traktat dengan Australia, dalam pandangannya, justru sejalan dengan prinsip itu dan tidak dimaksudkan untuk mengarah pada pembentukan aliansi eksklusif.

“Indonesia ingin bersahabat dengan semua pihak dan kita tidak punya musuh manapun. Kami meyakini bahwa perjanjian ini akan menjadi salah satu pilar penting bagi stabilitas dan kerja sama di kawasan kita,” tuturnya.

Pernyataan ini sekaligus memberikan konteks yang lebih luas, menegaskan bahwa kerja sama keamanan yang diperdalam tidak menggeser prinsip dasar politik luar negeri Indonesia yang independen. Traktat ini diproyeksikan untuk menjadi instrumen vital dalam menciptakan lingkungan regional yang aman dan kooperatif, mengakui posisi geostrategis kedua negara yang saling bertetangga.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar