MURIANETWORK.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan sedang mencari solusi atas keluhan sejumlah pasien cuci darah yang kesulitan berobat karena kepesertaan BPJS Kesehatan mereka sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) mendadak nonaktif. Menanggapi persoalan ini, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan telah berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan dan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk segera membahas perbaikan sistem, termasuk teknis reaktivasi kepesertaan bagi pasien penyakit kronis.
Koordinasi Intensif untuk Cari Jalan Keluar
Merespons keresahan yang muncul di masyarakat, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa komunikasi antar lembaga terkait telah dilakukan. Pertemuan khusus rencananya akan segera digelar untuk merumuskan langkah konkret mengatasi masalah ini, dengan melibatkan pihak-pihak yang bertanggung jawab langsung atas data kepesertaan.
“BPJS sudah menjelaskan bahwa ada perubahan dari pasien PBI. Nanti akan ada pertemuan untuk bisa merapikan masalah ini solusinya seperti apa, dipimpin Kemensos dan BPJS,” tutur Budi saat ditemui di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2026).
Ia menambahkan bahwa meski teknisnya masih dalam pembahasan, upaya untuk menemukan alternatif solusi telah berjalan. “Alternatifnya sedang dibicarakan antara Kementerian Sosial dan BPJS, cuma saya tidak paham teknisnya seperti apa, tapi saya sudah terinformasi sudah ada komunikasi antara BPJS dengan Kemensos," jelasnya.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran: Ratusan Mobil Berplat B Antre di Pelabuhan Bakauheni
Arus Balik Lebaran Mulai Padati Tol Cipali, Sistem Satu Arah Diberlakukan
Keluarga Ungkap Anggi, Cucu Mpok Nori, Alami Tiga Kali Keguguran Sebelum Tewas
ASDP Catat Lonjakan Penumpang Hingga 5,4% di Arus Mudik Lebaran 2026