Mensesneg Minta Kepala Desa Proaktif Pantau Warga Rentan Usai Tragedi di NTT

- Kamis, 05 Februari 2026 | 10:15 WIB
Mensesneg Minta Kepala Desa Proaktif Pantau Warga Rentan Usai Tragedi di NTT

Prasetyo mengakui, tragedi tersebut harus menjadi momentum evaluasi. Ia berharap, dengan pemantauan yang lebih ketat, kejadian serupa dapat dicegah di masa depan.

“Kami memastikan, kalaupun belum bisa kita berdayakan secara mandiri, tetapi kehadiran atau intervensi pemerintah harus kita pastikan untuk menyentuh ke seluruh lapisan, terutama yang paling bawah, sehingga kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ungkapnya dengan nada serius.

Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Pengentasan Kemiskinan

Lebih dari sekadar instruksi, pemerintah menyatakan komitmen untuk meninjau ulang kebijakan penanggulangan kemiskinan yang ada. Prasetyo menyebut, insiden di Ngada menjadi bahan kajian mendalam untuk memperbaiki berbagai aspek, mulai dari akurasi data, efektivitas pelaporan, hingga membangun kembali kepedulian sosial di semua tingkatan.

“Ini bagian dari yang harus kita evaluasi secara menyeluruh gitu. Masalah pendataan, masalah laporan, termasuk kepedulian sosial kita,” lanjutnya.

Pernyataan pejabat tinggi ini menggarisbawahi sebuah paradigma: keberhasilan program sosial pemerintah sangat bergantung pada sinergi dengan aparatur di garis terdepan. Tanpa mata dan telinga yang jeli di setiap dusun dan kampung, bantuan bisa saja melenceng dari sasaran, meninggalkan mereka yang paling membutuhkan dalam kesendirian.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar