"Pada hari ini, kami atas nama negara, bangsa, dan Polri, dengan ini menerima jenazah almarhumah Ibu Meriyati," kata Wahyu Widada dengan nada khidmat. Ia menegaskan bahwa pemakaman akan dilaksanakan segera di Bogor dengan tata cara yang sama.
Wahyu kemudian menyampaikan sambutan yang lebih personal. Suasana duka, katanya, menyelimuti mereka semua yang hadir.
"Saat ini kita berdiri dalam suasana duka, mengiringi kepergian almarhumah Ibu Meriyati," ucapnya. Ia mengenang Eyang Meri bukan hanya sebagai istri dan ibu, tetapi juga sebagai pribadi sederhana yang punya peran besar di balik layar.
Meriyati Roeslani Hoegeng menghembuskan napas terakhir di usia yang sangat sepuh, 100 tahun. Perjalanan panjangnya telah berakhir.
Menurut rencana, ia akan dimakamkan di TPBU Giritama, Tonjong, Bogor. Di sanalah, di sisi sang suami, Jenderal Hoegeng, Eyang Meri akan beristirahat untuk selamanya. Sebuah akhir perjalanan yang penuh penghormatan.
Artikel Terkait
Eyang Meri, Istri Hoegeng, Beristirahat di Sisi Sang Legenda
Khamenei Tolak Syarat Trump, Tapi Negosiasi Nuklir Iran-AS Tetap Berjalan
Diplomasi Nuklir AS-Iran Tetap Jalan di Tengah Insiden Militer yang Memanas
Ari Lasso Panaskan Panggung, Bryan Adams Akhirnya Kembali ke Jakarta