PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) memimpin pesta dengan kenaikan fantastis 24,60 persen. PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) dan PT Soho Global Health Tbk (SOHO) tak kalah perkasa, masing-masing naik 19,25 persen dan 15 persen.
Tapi ceritanya berbeda untuk saham-saham di daftar merah. Tekanan jual yang cukup keras menghantam beberapa emiten.
PT Pinnacle Persada Investama Tbk (XPDV) dan emiten dengan kode serupa XPLQ sama-sama anjlok lebih dari 14 persen. PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) juga ikut terpuruk dengan penurunan 14,79 persen.
Kalau menengok aktivitas kemarin, ada pola yang kontras antara pelaku domestik dan asing. Investor lokal tampaknya masih percaya diri. Mereka mencatatkan net buy sekitar Rp833,9 miliar, dengan nilai pembelian menyentuh Rp20,55 triliun.
Sebaliknya, investor asing justru memilih mengambil untung. Mereka membukukan net sell yang besarnya persis sama dengan net buy domestik, yakni Rp833,9 miliar. Artinya, mereka lebih banyak melepas saham ketimbang membelinya di sesi sebelumnya. Sebuah dinamika yang selalu menarik untuk diamati.
Artikel Terkait
Pemerintah Rencanakan WFH Satu Hari Seminggu untuk Hemat BBM
20.000 Pelaut Terjebak di Teluk Persia Akibat Blokade Selat Hormuz
Polri Imbau Warga Manfaatkan WFA untuk Antisipasi Macet Arus Balik Lebaran
Pemerintah Siapkan Aturan WFH untuk Efisiensi BBM