Suasana haru pecah di depan Lapas Salemba, Kamis malam lalu. Setelah berbulan-bulan terpisah, sembilan belas orang akhirnya bisa bebas dan menyambut keluarga yang sudah menunggu. Rupanya, mereka adalah bagian dari dua puluh satu terpidana kasus kericuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Pembebasan itu bukan tanpa alasan. Pihak lapas baru saja menerima salinan putusan pengadilan yang sudah punya kekuatan hukum tetap. Itulah dasar mereka bertindak.
Kepala Lapas Salemba, Mohammad Fadil, membenarkan hal itu. Ia menegaskan semua prosedur sudah diikuti dengan benar.
Menurut pantauan di lokasi, suasana memang cukup emosional. Keluarga yang menunggu sejak sore langsung menyambut dengan pelukan dan tepuk tangan riang. Beberapa mantan warga binaan terlihat memeluk erat anak atau istri mereka, seolah tak percaya masa itu sudah berakhir.
Artikel Terkait
MUI dan NU Sahkan Pembayaran Zakat Fitrah Secara Digital
Microsoft Ancam Gugat OpenAI dan Amazon Soal Kerja Sama Cloud Rp850 Triliun
BAZNAS Tetapkan Zakat Fitrah Rp50.000 per Jiwa Menjelang Lebaran 2026
Tiket Bus ke Sumatera dan Jawa Naik Daun, Terminal Pulo Gebang Mulai Ramai Pemudik