Jika kita lacak mundur, operasi penyelamatan ini sudah berlangsung sejak akhir tahun lalu. Gelombang pertama membawa pulang 56 WNI pada 9 Desember 2025. Disusul kemudian 54 orang pada 13 Desember. Lalu, seperti disebutkan, 90 orang di akhir Januari. Dengan tambahan 91 orang hari ini, totalnya sudah mencapai 291 warga Indonesia yang berhasil diselamatkan dari Myanmar.
Angka yang tidak sedikit. Ini menunjukkan betapa ganasnya jaringan penipuan tersebut dan betapa banyaknya warga yang tertarik atau tertipu dengan iming-iming kerja di luar negeri.
Melihat fenomena ini, Kemlu kembali mengingatkan. Peringatannya khususnya ditujukan untuk calon pekerja migran.
“Kemlu senantiasa menghimbau agar WNI selalu mengikuti prosedur yang berlaku jika ingin bekerja di luar negeri, serta senantiasa menghormati hukum dan peraturan di negara setempat,” tegas pernyataan itu.
Intinya, jangan sampai tergiur jalan pintas. Selalu gunakan saluran resmi. Karena konsekuensinya bisa sangat berat, seperti yang dialami oleh hampir tiga ratus warga negara kita itu.
Artikel Terkait
Harga CPO Februari 2026 Naik Tipis, Didorong Antisipasi Imlek dan Ramadan
Menag Lepas 1.620 Petugas Haji ke Arab Saudi, Tongkat Estafet Resmi Beralih
KPK Dalami Perjalanan Luar Negeri dan Penukaran Uang Ridwan Kamil
Dari Kue Basah ke Peyek Koin: Kisah Ibu Murni dan Dukungan yang Mengubah Nasib