Bayangkan saja: seorang raja perkasa, dengan seluruh wibawa dan kekuasaannya, memerintahkan pasukannya untuk menghukum lautan. Kedengarannya seperti dongeng, bukan? Tapi inilah yang benar-benar dilakukan oleh Xerxes I, Raja Persia. Amarahnya meledak setelah badai menghancurkan jembatan ponton yang dibangun dengan susah payah untuk pasukannya.
Xerxes berkuasa dari tahun 519 hingga 465 sebelum Masehi. Dia memimpin Kekaisaran Persia yang wilayahnya kini merupakan Iran modern dalam sebuah invasi besar-besaran ke Yunani. Kisah tentangnya tercatat dalam berbagai naskah kuno, termasuk di arsip Perpustakaan Kongres AS.
Nah, menurut buku 'Sejarah Xerxes yang Agung' karya Jacob Abbot, daerah yang dulu disebut Asia Kecil itu punya garis lintang mirip dengan New York. Tapi jangan salah, iklimnya jauh berbeda. Musim dingin yang ekstrem di puncak gunung sebenarnya jarang terjadi.
Memang, salju kadang turun di pegunungan. Es pun bisa membekukan aliran sungai yang tenang. Tapi bagi kebanyakan penduduk setempat, dunia utara yang beku dan dingin itu cuma cerita sebuah legenda liar yang disampaikan dari mulut ke mulut.
Artikel Terkait
Polisi Depok Amankan 13 Pelaku dan 4.066 Butir Tramadol dalam Operasi Maret 2026
Elnusa Petrofin Kerahkan 1.885 Mobil Tangki Dukung Distribusi BBM Saat Mudik
Polres Metro Depok Amankan 13 Pelaku dan Sita 4.066 Butir Tramadol
Menteri Apresiasi Kelancaran Mudik dan Program Gratis Polri Jelang Lebaran