Rabu kemarin, suasana di Istana Merdeka tampak sibuk. Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih untuk membahas hal yang tak pernah sepi dari perdebatan: pengelolaan sumber daya alam kita.
Pertemuan itu, menurut penjelasan yang beredar, menyoroti sektor mineral dan batu bara. Isunya klasik tapi selalu aktual: bagaimana mengelolanya agar benar-benar menguntungkan negara?
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, usai rapat, memberikan penjelasan kepada awak media. Ia bilang fokusnya adalah memastikan orientasi pengelolaan SDA mengutamakan kepentingan nasional, terutama untuk menambah pundi-pundi penerimaan negara.
“Bagaimana kita bisa memediasi agar pengelolaan sumber daya alam itu betul-betul berorientasinya pada penghasilan negara yang lebih baik, tapi juga harus bijak dengan pengusaha, kira-kira begitu,” ujar Bahlil.
Di sisi lain, kata dia, aspek keberlanjutan dunia usaha juga tak boleh diabaikan. Ada upaya mencari titik tengah.
Artikel Terkait
Sirine Meraung di Malam Gelap, Warga Bekasi Berhamburan Dengar Peringatan Banjir
Shayne Pattynama dan Cinta Pertamanya: Soto Ayam di Hati, Persija di Kaki
Indonesia Pacu Produksi Chip, Andalkan Pasir Silika untuk Jawab Kelangkaan Global
Kolaborasi Tuntaskan Krisis Air Bersih di Kampung Tambat, Merauke