Rabu sore (28/1/2026) di Gedung Kemenkeu, Jakarta, suasana terasa berbeda. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru saja merampungkan pelantikan besar-besaran yang menyentuh 36 jabatan eselon II. Ini bukan rotasi biasa. Perombakan ini, terutama di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, terasa seperti langkah awal sebuah transformasi yang lebih besar di Kementerian Keuangan.
Di hadapan para pejabat baru, Purbaya bicara blak-blakan. Ambisi Indonesia untuk naik kelas jadi negara maju, katanya, tak akan tercapai jika aparatnya hanya betah di zona nyaman. Kerja sekadar rutinitas? Itu sudah ketinggalan zaman.
"Kalau kita ingin naik kelas sebagai negara maju, kita tidak bisa puas dengan kondisi yang gini-gini saja,"
tegasnya.
Pesan utamanya jelas: jabatan ini bukan cuma soal perpindahan kursi. Ini amanah, titipan rakyat yang harus dipertanggungjawabkan dengan kinerja dan, yang paling ditekankan, integritas. "Arah dan ekspektasinya adalah kerja serius dan jaga integritas," ujar Purbaya. Etika dalam bekerja harus jadi prioritas utama.
Namun begitu, dia tak menutup mata. Purbaya mengakui bahwa keputusan mutasi seperti ini pasti menimbulkan dinamika. Bagi sebagian, mungkin ada rasa kecewa atau tak terima. Dia meminta semua itu dikesampingkan.
"Bagi sebagian orang, bagi sebagian kecil, mungkin enggak baik ya, kesel, 'kenapa gue pindah'. Ini modal awal untuk bekerja dengan pikiran jernih dan hati yang tulus,"
ujarnya mencoba menenangkan situasi.
Dari total 36 nama yang dilantik, DJBC memang mendominasi. Mulai dari Sekretaris Direktorat Jenderal, para direktur di pusat, hingga Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) tersebar dari Riau sampai Papua. Nama-nama seperti Gatot Sugeng Wibowo yang kini duduk sebagai Sekretaris DJBC, atau Adhang Noegroho Adhi yang memimpin KPU Bea Cukai Tanjung Priok, menjadi ujung tombak perubahan ini.
Di sisi lain, pelantikan juga menjangkau direktorat jenderal lain. Ada Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), dan bahkan unit yang relatif baru: Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).
Menutup arahan, Purbaya kembali mengingatkan esensi dari acara sore itu. Ini lebih dari sekadar seremoni.
"Biasanya pengangkatan jabatan itu rutinitas, tapi sore ini jangan lihat ini sebagai seremoni administratif semata. Ini tugas negara dan kepercayaan publik yang dititipkan di pundak saudara-saudara sekalian,"
pesannya tegas.
Berikut daftar lengkap pejabat yang dilantik:
I. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)
Sekretariat & Kantor Pusat
1. Gatot Sugeng Wibowo: Sekretaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
2. Imik Eko Putro: Direktur Teknis Kepabeanan
3. Susila Brata: Direktur Fasilitas Kepabeanan
4. Djaka Kusmartata: Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai
5. R. Fadjar Donny Tjahjadi: Direktur Keberatan Banding dan Peraturan
6. Akhmad Rofiq: Direktur Kepatuhan Internal
7. Priyono Triatmojo: Direktur Penindakan dan Penyidikan
8. Parjiya: Tenaga Pengkaji Bidang Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil)
9. Dwijo Muryono: Kakanwil DJBC Riau
10. Sodikin: Kakanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau
11. Agus Sudarmadi: Kakanwil DJBC Sumatera Bagian Timur
12. Rizal: Kakanwil DJBC Sumatera Bagian Barat
13. Hendri Darnadi: Kakanwil DJBC Jakarta
14. Agus Yulianto: Kakanwil DJBC Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta
15. Muhamad Lukman: Kakanwil DJBC Jawa Timur II
16. Iyan Rubiyanto: Kakanwil DJBC Bali, NTB, dan NTT
17. Budi Harjanto: Kakanwil DJBC Kalimantan Bagian Barat
18. Bagus Nugroho Tamtomo Putro: Kakanwil DJBC Kalimantan Bagian Timur
19. Martha Octavia: Kakanwil DJBC Sulawesi Bagian Selatan
20. Encep Dudi Ginanjar: Kakanwil DJBC Khusus Papua
Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU)
21. Adhang Noegroho Adhi: Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok
22. Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang: Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta
Akan Dilantik 2 Februari 2026
23. Sugeng Apriyanto: Kepala Biro Advokasi, Setjen
24. Untung Basuki: Direktur Penerimaan dan Perencanaan Strategis
25. Rachmat Solik: Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai
26. Mohammad Aflah Farobi: Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai
27. Erwin Situmorang: Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai
28. Rudy Rahmaddi: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara
29. Rusman Hadi: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I
30. Zaky Firmansyah: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara
31. Agung Widodo: Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam
II. Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb)
32. Agung Yulianta: Direktur Pengelolaan Kas Negara
33. Muhdi: Tenaga Pengkaji Bidang Perbendaharaan
34. Taukhid: Kakanwil DJPb Provinsi D.I. Yogyakarta
III. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)
35. Kusuma Santi Wahyuningsih: Tenaga Pengkaji Harmonisasi Kebijakan
IV. Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK)
36. Ayu Sukorini: Direktur Stabilitas Sistem Keuangan dan Sinkronisasi Kebijakan Sektor Keuangan.
Artikel Terkait
Menkeu Terbitkan Aturan Baru Tata Kelola Anggaran OJK, Pemerintah Jamin Independensi Tetap Terjaga
Indeks Kepercayaan Industri April 2026 Turun Tipis ke 51,75, Kemenperin Sebut Masih Ekspansif
Nova Arianto Puji Transisi Timnas Indonesia di Bawah John Herdman, Optimistis Hadapi Piala AFF 2026
Prabowo Targetkan Bangun 30–40 Proyek Hilirisasi Baru demi Hentikan Ekspor Bahan Mentah