"Belum," tandasnya singkat. "Cuma yang pertama aja itu (soal sakit)."
Lula ditemukan tak bernyawa di kamar apartemennya di Jakarta Selatan, Jumat malam tanggal 23 Januari. Kronologinya bermula dari kecurigaan ART yang merasa ada yang tidak beres. Dari pagi sampai petang, Lula tidak merespons.
Laporan pun dibuat ke security. Pintu kamar yang terkunci akhirnya dibuka paksa oleh teknisi sekitar pukul enam kurang sepuluh malam. Saat itulah mereka menemukan Lula dalam keadaan tak bernyawa.
Dari pendalaman sementara, polisi menemukan riwayat penyakit serius pada diri Lula. Tidak ada tanda-tanda kekerasan, meski penyelidikan tetap digelar untuk mengungkap semua kemungkinan. Jenazahnya telah dimakamkan sehari setelahnya, Sabtu 24 Januari, di TPU Rawa Terate.
Nah, soal pemeriksaan Reza Arap, polisi memberikan konfirmasi terpisah. Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Dwi Manggala Yudha, menyebutkan bahwa Arap telah dimintai keterangan.
Pemeriksaannya berlangsung cukup lama, lebih dari empat jam.
"Diperiksa tadi malam pukul 23.00 sampai 03.45," kata Dwi via pesan singkat, Selasa (27/1).
Dia menyebut ada sekitar tiga puluh pertanyaan yang diajukan kepada Arap seputar kematian Lula. Namun, untuk detail lebih lanjut, Dwi belum mau berkomentar banyak. Penyidikan masih terus berjalan.
Artikel Terkait
Ibu-ibu Mengelus Dada, Harga Cabai dan Bawang Meroket di Pasar Jakarta
Rp74 Triliun untuk Bangkitkan Sumatera: Build Back Better Pasca-Bencana
Prabowo Pimpin Rapat, Godok 10 Kampus Baru Hasil Kolaborasi Indonesia-Inggris
Emas Antam Tembus Rekor, Sentuh Rp2,9 Juta per Gram